TANA TIDUNG - "Mak, doakan abang ya..." Kalimat itu bukan hal asing bagi sang ibu. Hampir setiap kali ada hal penting, Nabil tak pernah lupa meminta restu.
Di balik kesuksesan Nabil sebagai calon Paskibraka Nasional, ada sosok ibu yang selalu hadir dalam setiap langkahnya. Ia bukan sekadar mendukung, tapi juga menjaga fisik, makanan, bahkan waktu tidur anaknya dengan penuh perhatian.
"Saya bilang ke dia, usaha dulu, baru minta doa. Mama bisa doakan, tapi usaha itu penting," tutur sang ibu sambil tersenyum haru.
Meski di sekolah prestasinya biasa-biasa saja, Nabil justru bersinar di luar kelas—terutama di bidang keagamaan dan olahraga.
Ia bukan anak pendiam. Justru aktif, kadang iseng dan suka menghibur keluarga dengan celotehnya.
"Kadang saya bilang juga, jangan terlalu banyak ikut kegiatan, ingat fisik dan pelajaranmu," ucap sang ibu.
Tapi kini, semua kerja keras itu terbayar. Nabil terpilih menjadi wakil Kalimantan Utara di Paskibraka Nasional 2025.
Dari renang setiap Sabtu di Waterpark Mahesya, latihan gym dua hari sekali, hingga menjaga asupan makanan—semua dilakukan bukan karena ambisi, tapi karena cinta dan komitmen pada cita-cita.
"Insya Allah, saya percaya anak saya. Saya cuma bantu jaga dan doakan," ucap ibunya.
Dari tiga bersaudara, Nabik adalah yang pertama membawa nama keluarga sampai ke level nasional. .
Kini, Nabil bukan hanya kebanggaan keluarga, tapi juga bukti bahwa doa dan kerja keras tak pernah mengkhianati hasil. (ana)
Editor : Azwar Halim