NUNUKAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan kembali mempertegas komitmennya dalam membangun ekosistem ekonomi kerakyatan yang modern dan berkelanjutan. Itu dibuktikan melalui peningkatan kapasitas pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Plt. Sekda Nunukan, Drs. Raden Iwan Kurniawan menyampaikan program KDKMP merupakan langkah strategis pemerintah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis kelembagaan koperasi.
Dan program ini menjadi sarana nyata untuk mewujudkan koperasi yang modern, adaptif dan berdaya saing.
"Sehingga mampu menjadi penggerak utama ekonomi daerah. Khususnya di wilayah Provinsi Kalimantan Utara,” ucap Raden Iwan Kurniawan.
Dijelaskan, pengurus koperasi memegang peran penting sebagai ujung tombak pengelolaan dan keberlanjutan koperasi. Sehingga dibutuhkan kemampuan manajerial, pengetahuan serta pemahaman yang memadai.
"Karena itu, kegiatan peningkatan kompetensi ini dilaksanakan untuk memastikan para pengurus memiliki pengetahuan, keterampilan dan wawasan yang lebih komprehensif terkait tugas dan wewenang masing-masing,” jelasnya.
Sementara, Sekretaris BKAD Nunukan, Enos Ramba menambahkan pelatihan ini diberikan kepada pengurus KDKMP dari 11 kecamatan di Kabupaten Nunukan. Total peserta mencapai 124 orang. Dan pihaknya menghadirkan narasumber yang berkompeten.
"Materi yang disampaikan meliputi tata kelola koperasi modern, penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM koperasi hingga strategi menghadapi era digitalisasi," ungkapnya.
Lanjutnya, Pemkab Nunukan berharap KDKMP dapat menjadi pilar penting dalam penguatan ekonomi kerakyatan, khususnya di wilayah perbatasan.
"Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk menghadirkan koperasi yang lebih profesional, transparan dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan untuk mendukung peningkatan kualitas SDM koperasi di daerah," pungkasnya. (akz)
Editor : Azwar Halim