NUNUKAN – Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT. Sempurna Sejahtera mengusik warga yang ada di sekitar Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik Barat. Bahkan masyarakat yang melewati Dermaga Desa Bambangan, tercium bau limbah yang sangat menyengat.
Berdasarkan pantauan di lapangan, saat melalui Desa Bambangan bau limbah pabrik kelapa sawit mentah atau lebih dikenal dengan sebutan clude palm oil (CPO). Sangat terasa ketika menghirup udara. Bahkan ketika sedang berada di tengah lautan dari Nunukan ke Sebatik, bau limbah kelapa sawit tersebut terasa.
Bahkan, warga yang ada di sekitar Desa Bambangan terganggu dengan bauh limbah kelapa sawit milik PT Sempurna Sejahtera.
Seperti yang diungkapkan, salah seorang warga Sahar bahwa, limbah kelapa sawit tersebut sangat menganggu masyarakat, karena aroma dari limbah tersebut sangat menyengat hingga ke rongga hidung.
“Bau yang ditimbulkan itu merupakan pencemaran karena warga mulai terusik,” kata Sahar kepada media ini kemarin.
Lanjut dia, meski PKS PT Sempurna Sejahtera keberadaannya sangat menguntungkan masyarakat dari segi perekonomian, karena kelapa sawit tidak lagi dijual ke Tawau, Malaysia. Namun yang menjadi permasalahan adalah limbah dari pabrik tersebut, karena mengganggu kehidupan masyarakat.
Ia menambahkan, selain limbah yang menjadi masalah, asap pabrik juga mencemari udara. Jika udara telah tercemar, maka pernapasan warga tentu ikut terganggu, terutama yang bermukim di sekitar pabrik.
Warga di Desa Bambangan, berharap agar dilakukan penanganan secepatnya, sebelumn menimbulkan penyakit terhadap warga. Terutama pihak pabrik lebih memperhatikan limbah yang dikeluarkan. Jika dibiarkan tentu masyarakat tidak akan aman.
“Limbah ini aromannya masih dirasakan di sekitar Desa Bambangan, namun tidak menutup kemungkinan akan sampai ke desa lain atau ke Pulau Nunukan,” tambahnya.
Saat dikonfirmasi, Legal Corporit PT. Sempurna Sejahtera, Lailan Juriadi mengatakan, limbah dari pabrik kelapa sawit tidak menganggu masyarakat yang ada di sekitar pabrik, khususnya di Desa Bambangan. Karena perusahaan sudah mempersiapkan agar limbah dikurangi.
“Kami telah bekerja sama dengan peniliti dari Unmul Samarinda, untuk melakukan penangangan limbah kelapa sawit ini,” kata Lailan Juriadi
Bahkan, ia menjamin limbah dari pabrik PKS PT Sempurna Sejahtera tidak merusak lingkungkan di Desa Bambangan. Karena 11 kolam telah disiapkan untuk menampung limbah tersebut. Masing-masing kolam memiliki standar baku untuk limbah tersebut.
“Jika ada keluhan mungkin tidak semua warga, limbah itu memang bau tapi tidak berbahaya untuk masyarakat,” ujarnya. (nal/nri)
Editor : Muhammad Erwinsyah