Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pembahasan Dua Raperda Bergulir di Komisi I DPRD Kaltara

R
Penulis: Radar Tarakan❯
Ketua Komisi I DPRD Kaltara, Alimuddin. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
Ketua Komisi I DPRD Kaltara, Alimuddin. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

Advertisement

TANJUNG SELOR – Sebanyak delapan rancangan peraturan daerah (raperda) tahun 2026 saat ini tengah digodok oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara).

Ketua Komisi I DPRD Kaltara, Alimuddin mengatakan, dari delapan raperda itu, dua di antaranya ditangani oleh Komisi I, yakni tentang penghargaan pemerintah daerah terhadap masyarakat yang memiliki potensi berjasa kepada daerah dan tentang pengelolaan barang milik daerah.

“Untuk penghargaan daerah tersebut ditujukan kepada ASN (Aparatur Sipil Negara) yang memiliki prestasi di lingkungan pemerintahan provinsi, termasuk atlet atau pegiat yang punya prestasi mengharumkan nama Kaltara,” ujar Alimuddin kepada Radar Tarakan saat ditemui di Tanjung Selor, Kamis (9/4).

Sedangkan untuk Raperda tentang Pengelolaan barang Milik Daerah yang merupakan perubahan atas Perda Nomor 18 Tahun 2019 itu dinilai perlu karena melihat aset daerah yang dimiliki Pemprov Kaltara itu ke depannya bisa digunakan untuk kegiatan apapun. 

“Makanya ini kita butuhkan dan aset ini harus kita jaga agar aset-aset itu tetap berada pada posisi yang aman di Pemerintahan Provinsi Kaltara. Jadi dia tercatat rapi di administrasi kita,” tuturnya.

Advertisement

Politisi Partai Demokrat ini juga menargetkan, jika tak ada aral, dua raperda ini sudah dapat disetujui bersama DPRD dengan Pemprov Kaltara pada Mei atau bulan depan. 

“Sekarang ini sudah jalan, sudah ada pertemuan dan koordinasi juga. Targetnya satu bulan ke depan sudah bisa selesai. Tapi untuk pengesahannya dari Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) itu tergantung Kepada Biro Hukum,” pungkasnya. (iwk)

Advertisement

Artikel Terkait

Jejak Bandar di Malaysia Diburu, Polda Kaltara Telusuri Aliran Uang Narkoba

Jejak Bandar di Malaysia Diburu, Polda Kaltara Telusuri Aliran Uang Narkoba

Pengungkapan puluhan kasus narkotika di Kalimantan Utara (Kaltara) belum membuat polisi puas. Jaringan yang lebih besar masih menjadi sasara

42 Kilogram Sabu Digagalkan Peredarannya di Kaltara, 116 Tersangka Berhasil Diamankan

42 Kilogram Sabu Digagalkan Peredarannya di Kaltara, 116 Tersangka Berhasil Diamankan

Sebanyak 42 kilogram sabu berhasil digagalkan peredarannya di Kalimantan Utara (Kaltara) dalam kurun waktu September hingga awal November 20

Provinsi Kaltara Jadi Pilot Project Nasional untuk Proyek Karbon, Cakupan Area Capai 68.911 Hektare

Provinsi Kaltara Jadi Pilot Project Nasional untuk Proyek Karbon, Cakupan Area Capai 68.911 Hektare

Provinsi Kaltara resmi ditetapkan sebagai pilot project nasional untuk proyek karbon mangrove dengan cakupan area mencapai 68.911 hektare ya

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer