Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kerukunan Umat Beragama Kaltara Capai 87,23, Tertinggi Nasional

F
Penulis: Fijai RT❯
KHIDMAT : Jemaat GKII Tanjung Selor saat melaksanakan ibadah Natal.
KHIDMAT : Jemaat GKII Tanjung Selor saat melaksanakan ibadah Natal.

TANJUNG SELOR – Provinsi Kaltara mencatatkan peningkatan signifikan secara nasional dalam Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) 2025. Berdasarkan laporan Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama (Kemenag) RI, nilai IKUB Kaltara naik tajam dari 78,94 pada 2024 menjadi 87,23 pada 2025.


Advertisement

Capaian tersebut menunjukkan keberhasilan sinergi antar pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam menjaga harmoni sosial dan toleransi antar umat beragama di Bumi Benuanta.

Kepala Kanwil Kemenag Kaltara, H. Muh. Saleh menyatakan, peningkatan indeks ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat yang konsisten menguatkan nilai moderasi beragama.

“Moderasi beragama harus menjadi pijakan utama dalam menjaga kerukunan umat beragama. Keberagaman yang kita miliki adalah anugerah yang harus dirawat melalui sikap saling menghormati, toleransi, dan dialog berkelanjutan,” ujar Muh. Saleh kepada Radar Kaltara, Jumat (2/1).

Advertisement

Ia menegaskan bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk hidup rukun, melainkan kekuatan sosial dan budaya yang mempererat persaudaraan masyarakat Kaltara.
“Perbedaan bukan sumber konflik, tetapi kekuatan untuk membangun kehidupan sosial yang damai dan bersaudara. Kerukunan harus dirasakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya tercermin dalam angka indeks,” tegasnya.

Menurutnya, dialog lintas iman dan silaturahmi antar umat beragama perlu terus diperkuat, khususnya menjelang momentum sosial dan keagamaan, agar persatuan dan kedamaian tetap terjaga. “Kami mengajak seluruh tokoh agama dan elemen masyarakat untuk menjadi teladan dalam menyebarkan pesan damai serta menjaga persatuan di tengah keberagaman,” katanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dalam setiap perayaan keagamaan agar berlangsung aman, damai, dan kondusif. “Kerukunan umat beragama tidak hanya menyangkut relasi antarumat, tetapi juga komitmen bersama dalam menjaga stabilitas, keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Advertisement

Ia berharap capaian IKUB yang tinggi tidak berhenti pada angka statistik, tetapi dirasakan dalam kehidupan sosial melalui toleransi, penghormatan, dan kerja sama lintas agama. Ini sejalan dengan Asta Protas Kemenag RI.

"Dengan capaian ini, Kalimantan Utara diharapkan mampu mempertahankan dan meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama sebagai fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan," pungkasnya. (jai/jnr)

Advertisement

Artikel Terkait

Jejak Bandar di Malaysia Diburu, Polda Kaltara Telusuri Aliran Uang Narkoba

Jejak Bandar di Malaysia Diburu, Polda Kaltara Telusuri Aliran Uang Narkoba

Pengungkapan puluhan kasus narkotika di Kalimantan Utara (Kaltara) belum membuat polisi puas. Jaringan yang lebih besar masih menjadi sasara

42 Kilogram Sabu Digagalkan Peredarannya di Kaltara, 116 Tersangka Berhasil Diamankan

42 Kilogram Sabu Digagalkan Peredarannya di Kaltara, 116 Tersangka Berhasil Diamankan

Sebanyak 42 kilogram sabu berhasil digagalkan peredarannya di Kalimantan Utara (Kaltara) dalam kurun waktu September hingga awal November 20

Provinsi Kaltara Jadi Pilot Project Nasional untuk Proyek Karbon, Cakupan Area Capai 68.911 Hektare

Provinsi Kaltara Jadi Pilot Project Nasional untuk Proyek Karbon, Cakupan Area Capai 68.911 Hektare

Provinsi Kaltara resmi ditetapkan sebagai pilot project nasional untuk proyek karbon mangrove dengan cakupan area mencapai 68.911 hektare ya

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer