Miliki Etomidate, Tiga Orang di Tarakan Berhasil Diamankan Polisi

Zakaria RT • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 19:45 WIB
DIAMANKAN: Tiga orang yang berhasil diamankan polisi terkait dugaan peredaran narkotika jenis etomidate di Kota Tarakan. POLRES TARAKAN
DIAMANKAN: Tiga orang yang berhasil diamankan polisi terkait dugaan peredaran narkotika jenis etomidate di Kota Tarakan. POLRES TARAKAN

TARAKAN – Dugaan peredaran narkotika jenis etomidate di Kota Tarakan kembali terungkap, tiga orang berhasil diamankan Satresnarkoba Polres Tarakan bersama personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Utara (Kaltara).

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan yakni puluhan cartridge diduga berisi cairan etomidate, pengungkapan kasus ini merupakan rangkaian pengembangan kasus yang melibatkan seorang pria berinisial LSH alias AH alias AW dan dua perempuan berinisial DA serta CH.

Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K., melalui Kasi Humas IPTU Rusli mengatakan, pengungkapan tersebut berlangsung pada Minggu (20/9) sekitar pukul 19.00 WITA. Dari informasi awal yang diterima, petugas kemudian melakukan penyelidikan di sekitar lokasi yang disebut menjadi tempat dugaan transaksi narkotika.

"Pengungkapan bermula dari laporan atau informasi masyarakat terkait dugaan transaksi narkotika di kawasan Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Karang Balik, Kecamatan Tarakan Barat,” ujar Rusli, Selasa (22/9).

Lanjutnya, setelah informasi diterima, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Tarakan bersama personel Ditpolairud Polda Kaltara melakukan penyelidikan di lokasi. Dalam proses tersebut, petugas mendapati seorang laki-laki yang kemudian diamankan. Pelaku tersebut diantaranya, LSH alias AH seorang pria dan dua perempuan berinisial DA alias CH.

Rusli menegaskan, seluruhnya masih dalam proses pemeriksaan sehingga kepolisian belum memberikan keterangan lebih jauh mengenai status masing-masing. Kendati demikian ia juga tak membantah adanya informasi liar beredar terkait latar belakang ketiga pelaku sebagai pengusaha. “Ini sementara masih dalam pemeriksaan,” ujarnya.

Di sisi lain, polisi juga masih berhati-hati dalam menyampaikan status barang bukti yang diamankan. Barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu tersebut belum dapat dinyatakan secara final berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium. Rusli mengatakan, barang bukti masih akan diperiksa di laboratorium. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari proses penyidikan untuk memastikan kandungan barang bukti yang diamankan.

“Masih dalam pemeriksaan. Kemudian untuk barang bukti juga masih akan dilakukan pemeriksaan laboratorium, jadi masih menunggu,” jelasnya.

Karena pemeriksaan laboratorium masih berjalan, kepolisian belum membeberkan secara rinci jumlah maupun berat barang bukti yang diamankan dalam pengungkapan tersebut. Kondisi ini juga membuat informasi mengenai barang bukti untuk sementara masih menunggu hasil uji laboratorium. Sehingga, penyebutan barang bukti sebagai narkotika jenis sabu masih dalam konteks dugaan sampai hasil pemeriksaan resmi diterima penyidik.

"Pengembangan perkara juga masih dilakukan terhadap ketiga orang yang diamankan. Penyidik masih mendalami peran masing-masing serta kemungkinan adanya rangkaian transaksi atau pihak lain yang berkaitan dengan perkara tersebut," jelasnya.

Rusli belum memastikan apakah akan ada penambahan barang bukti maupun tersangka dalam pengembangan kasus ini. Menurutnya, perkembangan tersebut masih bergantung pada hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik. “Ini kan masih dalam pemeriksaan pengembangan, ya. Kita lihat saja nanti bagaimana,” katanya.

Kepolisian juga belum menentukan waktu pelaksanaan konferensi pers untuk menyampaikan hasil pengungkapan secara lebih lengkap. Hal tersebut lantaran proses pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan dan pemeriksaan laboratorium barang bukti masih berlangsung.

"Kami masih melakukan pendalaman sebelum memberikan keterangan resmi lebih lanjut kepada publik terkait perkara tersebut," pungkasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
Etomidate tarakan narkoba narkotika