Skema Multiyears Berubah, Empat Proyek Strategis Tarakan Siap Dikebut

Zakaria RT • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 18:51 WIB
Wali Kota Tarakan dr. Khairul M.Kes. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
Wali Kota Tarakan dr. Khairul M.Kes. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN – Rencana pembangunan sejumlah proyek strategis di Kota Tarakan memasuki babak baru. Pemerintah Kota Tarakan kini mulai mematangkan tahapan pelaksanaan proyek-proyek yang akan dibiayai melalui skema tahun jamak (multiyears) setelah pemerintah pusat mengubah mekanisme penganggarannya.

Jika sebelumnya proyek multiyears harus ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda), kini cukup menggunakan nota kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara pemerintah daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Perubahan itu dinilai memberikan keleluasaan bagi pemerintah daerah untuk menyesuaikan pelaksanaan pembangunan dengan kemampuan keuangan yang terus berubah dari tahun ke tahun.

Saat dikonfirmasi, Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes, mengatakan, hingga saat ini belum ada pekerjaan fisik yang dilaksanakan. Seluruh proyek masih berada pada tahap penyusunan dokumen perencanaan, penyempurnaan tahapan teknis, hingga proses administrasi sebelum memasuki tahap konstruksi.

"Belum ada pekerjaan fisik yang berjalan. Sekarang kita menyusun tahapan perencanaan dan proses teknisnya. Semua harus dipersiapkan dengan baik agar pelaksanaannya nanti sesuai rencana," ujarnya, Selasa (4/8).

Khairul menjelaskan, perubahan skema tersebut merupakan tindak lanjut dari ketentuan terbaru Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang memberikan fleksibilitas kepada pemerintah daerah dalam melaksanakan proyek tahun jamak. Menurutnya, mekanisme baru jauh lebih efektif dibandingkan aturan sebelumnya yang mengharuskan pemerintah membentuk Perda terlebih dahulu.

"Kalau menggunakan Perda, sifatnya mengikat. Padahal kemampuan keuangan daerah bisa berubah sewaktu-waktu. Dengan MoU, pelaksanaannya lebih fleksibel sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi fiskal daerah," katanya.

Ia mengungkapkan terdapat empat proyek prioritas yang akan dikerjakan melalui skema multiyears. Keempat proyek tersebut meliputi pembangunan Pasar Sebengkok, pembangunan fasilitas cold storage, pembangunan kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem), serta pembangunan sirkuit road race dan grasstrack.

"Seluruh proyek tersebut dipilih karena memiliki dampak besar terhadap pelayanan publik maupun pertumbuhan ekonomi daerah. Karena nilai investasinya cukup besar, pembangunan tidak memungkinkan diselesaikan hanya dalam satu tahun anggaran," terangnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
Proyek DAS Ampal tarakan proyek strategis