TARAKAN – Satreskrim Polres Tarakan masih memburu terduga pelaku pengeroyokan yang menyebabkan seorang warga berinisial ZN mengalami luka serius, termasuk patah tangan dan luka robek di bagian kepala. Peristiwa itu terjadi di Jalan Pangeran Aji Iskandar, Kelurahan Juata Permai, Tarakan Utara, Sabtu (25/7) sekitar pukul 21.40 Wita.
Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Reginal Yuniawan Sujono membenarkan pihaknya telah menerima laporan dugaan pengeroyokan tersebut pada Minggu (26/7), sehari setelah kejadian.
“Benar, laporan sudah kami terima. Kejadiannya malam Minggu tanggal 25 Juli dan dilaporkan keesokan harinya,” ujarnya.
Menurut Reginal, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk rekan korban yang berada di lokasi saat kejadian. Namun, hingga kini terduga pelaku masih dalam pengejaran.
“Masih dalam penyelidikan. Beberapa saksi sudah kami periksa dan terduga pelaku masih dalam pengejaran,” katanya.
Hasil penyelidikan sementara menunjukkan dugaan pengeroyokan dipicu sengketa uang arisan yang melibatkan istri korban dan istri salah seorang terlapor. Perselisihan tersebut kemudian berkembang hingga menyeret para suami.
“Motif sementara berkaitan dengan arisan. Awalnya antara istri korban dan istri terlapor. Kemudian suaminya diduga tidak terima saat uang itu ditagih,” jelas Reginal.
Nilai uang yang dipersoalkan diperkirakan sekitar Rp 9 juta. Akibat dugaan pengeroyokan tersebut, korban mengalami luka pada bagian wajah dan patah tangan. “Korban mengalami luka pada muka dan tangannya cukup parah,” tambahnya.
Korban diketahui sempat menjalani pemeriksaan medis, termasuk rontgen, yang menunjukkan adanya patah pada bagian tangan. Polisi kini masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan tambahan untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam dugaan pengeroyokan tersebut.
Reginal menegaskan penyidik akan menindaklanjuti perkara tersebut sesuai proses hukum yang berlaku. Kepolisian juga mengimbau pihak-pihak yang mengetahui keberadaan terduga pelaku agar segera memberikan informasi kepada aparat. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT