Soal Isu Keikutsertaan Kelompok LGBT pada Lomba Gerak Jalan, Ini Tanggapan Wali Kota Tarakan

Zakaria RT • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 19:42 WIB
Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN – Isu kemungkinan keikutsertaan kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) dalam lomba gerak jalan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI), mendapat tanggapan dari Wali Kota Tarakan dr Khairul M.Kes. Menurutnya, penyelenggaraan lomba tetap berpedoman pada aturan yang telah ditetapkan panitia sehingga seluruh peserta wajib mematuhinya tanpa terkecuali.

Khairul menjelaskan, lomba gerak jalan berbeda dengan karnaval yang memberikan ruang lebih luas terhadap kreativitas kostum maupun penampilan peserta. Dalam gerak jalan, penilaian berfokus pada kedisiplinan baris-berbaris, meliputi kerapian, kekompakan, ketertiban, keindahan formasi, hingga variasi gerakan.

"Kalau itu karnaval kali. Kalau karnaval kan orang sembarang (umum), tetapi kalau ini bukan karnaval. Ini baris-berbaris. Yang dilihat justru kerapian, ketertiban, keindahan, sama variasi-variasi yang dilakukan dari baris-berbaris itu,"ujarnya, Kamis (30/7).

“Jadi kayaknya yang seperti tadi, laki-laki menyerupai perempuan, kayaknya tidak ada karena memang sudah ada kriterianya untuk peserta gerak jalan ini," sambungnya.

Meski demikian, saat ditanya apakah kelompok LGBT diperbolehkan mengikuti perlombaan, Khairul menyatakan tidak ada larangan selama peserta memenuhi persyaratan yang berlaku. Ia menilai setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan tetap menaati seluruh ketentuan penyelenggara.

Menurutnya, yang menjadi prioritas pemerintah adalah memastikan seluruh peserta menjaga ketertiban dan tidak menyimpang dari aturan maupun tujuan penyelenggaraan lomba gerak jalan. "Setahu saya tidak ada sih kayaknya. Tapi kalau memang mau ikut juga enggak masalah. Karena kan secara faktual di masyarakat memang ada. Jadi menurut saya tetap kita beri ruang mereka kalau memang mau ikut. Ya tentu dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku," tegasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
lomba gerak jalan lgbt tarakan