TARAKAN – Polres Tarakan meningkatkan patroli keamanan di sejumlah lokasi yang dinilai rawan tindak kriminal menyusul adanya laporan dugaan pencurian dengan kekerasan (curas). Langkah preventif tersebut dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik melalui Kasi Humas IPTU Rusli mengatakan, selain melakukan penyelidikan terhadap kasus curas, kepolisian juga mengoptimalkan patroli sebagai upaya mencegah terulangnya tindak kejahatan serupa.
"Patroli kami tingkatkan dengan melibatkan personel Satlantas, Samapta melalui Patroli Perintis Presisi, serta seluruh Polsek jajaran. Fokusnya pada kawasan yang dianggap rawan terjadi tindak pidana, khususnya pencurian dengan kekerasan," ujarnya.
Patroli dilakukan secara rutin di ruas jalan yang minim penerangan, kawasan permukiman, pusat aktivitas masyarakat, hingga lokasi yang berpotensi menjadi sasaran aksi kriminalitas. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan rasa aman warga.
Di sisi lain, penyidik Satreskrim Polres Tarakan tetap melanjutkan proses penyelidikan atas laporan curas yang diterima. Polisi telah melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, memeriksa korban dan saksi, serta menghimpun informasi yang dapat mengarah pada identitas pelaku.
IPTU Rusli menegaskan, penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum. Kepolisian juga meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dipastikan kebenarannya.
"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas. Apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau memiliki informasi terkait kasus ini, segera laporkan kepada Polres Tarakan atau Polsek terdekat," tegasnya.
Polres Tarakan memastikan akan terus meningkatkan kegiatan preventif dan penegakan hukum agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT