0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

CT Scan Rusak, RSUD dr Jusuf SK Akui Berdampak pada Pelayanan

Zakaria RT • Kamis, 9 Juli 2026 | 19:28 WIB
Plt Direktur RSUD dr Jusuf SK Tarakan, dr. Budy Azis B., Sp.PK., MH,. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
Plt Direktur RSUD dr Jusuf SK Tarakan, dr. Budy Azis B., Sp.PK., MH,. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Layanan pemeriksaan CT Scan di RSUD dr Jusuf SK untuk sementara belum dapat beroperasi setelah alat mengalami kerusakan sejak sekitar dua pekan terakhir. Kondisi tersebut berdampak terhadap pelayanan diagnostik, terlebih CT Scan di salah satu rumah sakit swasta di Tarakan juga sedang mengalami gangguan, sehingga masyarakat sementara waktu tidak memiliki layanan CT Scan yang beroperasi di kota tersebut.

Plt Direktur RSUD dr Jusuf SK, dr. Budy Azis B., Sp.PK., MH, mengatakan, pemeriksaan terhadap alat telah selesai dilakukan oleh teknisi. Saat ini rumah sakit tinggal menunggu kedatangan suku cadang dari Jakarta dengan harapan perbaikan dapat diselesaikan pada pekan depan.

"Alat CT Scan telah mengalami kerusakan selama sekitar dua pekan. Teknisi sudah menyelesaikan pemeriksaan dan sekarang kami masih menunggu suku cadang dari Jakarta. Targetnya pekan depan sudah bisa kembali beroperasi," ujarnya, Kamis (9/7).

Ia menjelaskan, kerusakan tersebut berdampak pada pelayanan karena rata-rata terdapat sekitar 12 pasien setiap hari yang membutuhkan pemeriksaan CT Scan. Kondisi menjadi semakin sulit lantaran alat CT Scan di salah satu rumah sakit swasta di Tarakan juga sedang mengalami gangguan sehingga pelayanan pemeriksaan sementara tidak tersedia di dalam kota.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, manajemen rumah sakit sebenarnya telah mengusulkan pengadaan satu unit CT Scan cadangan. Namun rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena keterbatasan ruang yang tersedia di rumah sakit.

"Kami sebenarnya telah mengusulkan pengadaan satu unit CT Scan cadangan. Namun rencana itu belum dapat direalisasikan karena keterbatasan ruang, sementara lokasi yang sebelumnya disiapkan telah digunakan untuk pemasangan alat Shock Wave Lithotripsy (SWL) untuk layanan pemecah batu ginjal. Nilai investasi satu unit CT Scan baru diperkirakan sekitar Rp 15 miliar," pungkasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#ct scan #pelayanan #tarakan #rumah sakit #RSUD Jusuf SK