0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kurikulum Sekolah Model Nasional Masih Digodok, Ini Penjelasan Disdik Tarakan

Zakaria RT • Minggu, 28 Juni 2026 | 19:46 WIB
PENDIDIKAN: Aktivitas belajar mengajar di salah satu ruang kelas Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Tarakan.  AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
PENDIDIKAN: Aktivitas belajar mengajar di salah satu ruang kelas Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Tarakan.  AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN – Penyusunan kurikulum sekolah model nasional masih terus dilakukan sebelum program diterapkan secara serentak di berbagai daerah. Dinas Pendidikan (Disdik) Tarakan memastikan proses tersebut dibarengi dengan penguatan sumber daya manusia (SDM) dan manajemen Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Tarakan yang telah ditetapkan sebagai sekolah model.

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal Disdik Tarakan, Abdul Razaq mengatakan, saat ini tim nasional masih menyempurnakan kurikulum yang nantinya menjadi pedoman pelaksanaan sekolah model. Ia mengungkapkan, Kepala UPT SPNF SKB Kota Tarakan, Patmaria Krisnova Levryn, dipercaya menjadi salah satu anggota tim penyusun kurikulum tersebut.

"Alhamdulillah Ibu Patmaria Krisnova Levryn dipercaya menjadi salah satu anggota tim penyusun kurikulum sekolah model. Saat ini kurikulumnya masih terus dibahas dan disempurnakan agar nantinya benar-benar menjadi acuan pelaksanaan sekolah model secara nasional," katanya, Sabtu (27/6).

Selain penyusunan kurikulum, Disdik Tarakan juga mempersiapkan seluruh unsur penyelenggara pendidikan melalui pelatihan dan penguatan manajemen sekolah. Kepala satuan pendidikan, pamong belajar, hingga tutor dibekali pemahaman yang sama sebelum implementasi program dimulai.

"Sekarang kami masih berada pada tahap pelatihan dan persiapan. Kepala satuan pendidikan akan mengikuti penguatan manajemen sekolah, kemudian pamong belajar maupun tutor yang nantinya mengajar juga mengikuti pelatihan. Jadi seluruh unsur dipersiapkan terlebih dahulu supaya ketika program berjalan mereka sudah memahami tugas dan perannya masing-masing," ujarnya.

Razaq optimistis seluruh tahapan dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga SKB Kota Tarakan siap mengimplementasikan sekolah model sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan nonformal di daerah.

"Saat ini kami fokus menyelesaikan seluruh tahapan persiapan, mulai dari pelatihan, penguatan manajemen, peningkatan kompetensi pamong belajar, hingga penyesuaian berbagai aspek pendukung lainnya. Mudah-mudahan seluruh proses berjalan lancar sehingga SKB Kota Tarakan benar-benar siap menjadi sekolah model dan dapat memberikan layanan pendidikan nonformal yang semakin berkualitas bagi masyarakat," pungkasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #sekolah #pendidikan