TARAKAN – Diduga terburu-buru mengejar jadwal keberangkatan speedboat menuju Malinau, sebuah mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi KU 1494 G mengalami kecelakaan tunggal di Simpang Sebengkok, Jalan Yos Sudarso, Tarakan, Minggu (28/6) pagi.
Mobil tersebut kehilangan kendali saat melintas di lampu merah Simpang Sebengkok sebelum akhirnya menghantam tiang penerangan jalan umum (PJU) hingga roboh dan membuat kendaraan terbalik di badan jalan.
Kapolres Tarakan AKBP Erwin S Manik melalui Kasat Lantas Polres Tarakan IPTU Ardi Wisnu Pradana menjelaskan, kendaraan awalnya melaju dari arah Jalan Yos Sudarso menuju Pelabuhan Tengkayu I SDF Tarakan. “Korban rencananya akan melanjutkan perjalanan ke Malinau melalui Pelabuhan Tengkayu I,” ujarnya.
Namun saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tiba-tiba mengalami out of control (OC) dan tidak dapat dikendalikan. “Entah kesiangan atau gimana, langsung gaspol mau ke pelabuhan. Tapi pada saat di lampu merah Simpang Sebengkok, kendaraan tiba-tiba mengalami out of control kemudian menabrak tiang lampu penerangan jalan di pinggir jalan,” jelas IPTU Ardi.
Benturan keras membuat mobil terpental hingga terbalik, sementara tiang PJU roboh dan kabel menjuntai ke badan jalan. Kondisi tersebut sempat membuat situasi di lokasi cukup berbahaya dan mengganggu arus lalu lintas.
Warga sekitar yang melihat kejadian langsung bergerak cepat membantu evakuasi korban dan mengamankan lokasi. Beberapa warga juga memperingatkan pengendara lain karena khawatir kabel yang turun ke jalan masih beraliran listrik. “Saat kejadian mobil sudah dalam kondisi terbalik. Kabel juga turun ke jalan, jadi kami langsung mengingatkan pengendara lain supaya hati-hati,” beber Kasat Lantas.
Korban yang mengalami luka-luka kemudian dievakuasi ke RSU Carsa Tarakan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Sementara itu, Satlantas Polres Tarakan masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk kemungkinan faktor kelelahan maupun kelalaian pengemudi.
“Untuk penyebab pasti kecelakaan ini masih kami lakukan pendalaman. Kami belum dapat memastikan faktor utamanya,” tegas IPTU Ardi.
Polisi mengimbau masyarakat agar memastikan kondisi tubuh tetap prima saat berkendara dan tidak memaksakan perjalanan ketika lelah atau terburu-buru demi menghindari kecelakaan lalu lintas. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT