0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Putranya Masih Koma, Burhan Berharap Layanan Kesehatan di Tarakan Lebih Ditingkatkan

Zakaria RT • Minggu, 21 Juni 2026 | 20:44 WIB
CERITAKAN: Burhan saat menceritakan keluhannya terkait tidak adanya dokter subspesialis bedah saraf anak di RSUD dr Jusuf SK. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
PERLU DITINGKATKAN: Burhan warga Jalan Aki Balak Kelurahan Karang Harapan saat menceritakan kepada media. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Kondisi putra Burhan yang masih belum sadarkan diri setelah mengalami kecelakaan lalu lintas menjadi perhatian utama keluarga. Hingga kini, anaknya masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Jusuf SK.

Di tengah penantian perkembangan kondisi sang anak, Burhan berharap pelayanan kesehatan di Tarakan dapat semakin ditingkatkan. Harapan itu muncul dari pengalaman yang pernah dialaminya saat harus membawa anaknya berobat hingga ke Yogyakarta karena menderita penyakit langka Kawasaki.

Menurut Burhan, pengalaman tersebut membuatnya memahami pentingnya keberadaan fasilitas kesehatan yang lengkap, termasuk dukungan dokter spesialis dan sarana penunjang medis yang memadai.

“Dulu anak saya juga pernah sakit Kawasaki sampai harus dibawa ke Jogja. Sekarang kejadian lagi setelah mengalami kecelakaan. Makanya saya berharap fasilitas kesehatan di Tarakan bisa lebih lengkap,” ujarnya, Minggu (21/6).

Ia mengaku tidak mengalami kendala terkait pembiayaan pengobatan melalui BPJS Kesehatan. Seluruh proses perawatan putranya hingga saat ini masih ditanggung melalui program tersebut. Meski demikian, Burhan berharap pelayanan kesehatan bagi masyarakat dapat terus ditingkatkan, terutama dalam penanganan pasien yang berada dalam kondisi darurat.

“Kalau soal BPJS tidak ada masalah. Yang saya harapkan pelayanan kesehatan bisa lebih maksimal karena ini menyangkut keselamatan pasien,” katanya.

Burhan berharap musibah yang dialami keluarganya dapat menjadi perhatian bagi pemerintah untuk memperkuat layanan kesehatan di Tarakan. Menurutnya, masyarakat tidak seharusnya direpotkan dengan kebutuhan berobat ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan yang memadai.

“Jangan sampai masyarakat yang mengalami musibah harus repot mencari pengobatan ke luar daerah. Harapan saya fasilitas kesehatan di Tarakan bisa dibenahi dan dilengkapi seperti kota-kota besar lainnya,” pungkasnya. (zac)

Editor : Januriansyah RT
#pelayanan #tarakan #rumah sakit