TARAKAN – Kebakaran yang melanda bangunan direksikeet eks pekerjaan reklamasi dan dermaga di kawasan Pelabuhan Malundung, Kamis (18/6) malam, tidak sampai mengganggu fasilitas utama pelabuhan. Berkat respons cepat tim gabungan, api berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar 30 menit sehingga tidak merambat ke dermaga maupun infrastruktur operasional lainnya.
General Manager PT Pelindo Regional 4 Tarakan, Amrullah mengatakan, fokus utama saat kejadian adalah melindungi fasilitas vital pelabuhan yang menjadi penunjang aktivitas bongkar muat dan pelayanan kapal.
"Begitu informasi pertama kami terima, tim langsung bergerak ke lokasi dan mengaktifkan prosedur tanggap darurat. Prioritas kami memastikan keselamatan pekerja dan pengguna jasa, sekaligus mencegah api menjalar ke fasilitas utama pelabuhan," ujarnya.
Lokasi kebakaran berada di bangunan direksikeet eks pekerjaan reklamasi dan dermaga yang berada di area lahan kosong non-petikemas. Meski masih berada dalam kawasan pelabuhan, lokasi tersebut terpisah dari fasilitas operasional utama.
Pelindo langsung menghentikan sementara aktivitas pelabuhan, mensterilkan area, serta mengerahkan Tim HSSE, Tim Pengamanan dan Tim Tanggap Darurat untuk mengantisipasi potensi meluasnya kebakaran.
Proses pemadaman dilakukan bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tarakan dan Tim Pemadam PT Pertamina EP dengan total empat armada. Sinergi tersebut membuat api berhasil dikendalikan tanpa merusak dermaga, gedung perkantoran, sistem kelistrikan, sistem komunikasi, maupun peralatan operasional lainnya.
"Kecepatan koordinasi di lapangan sangat menentukan karena kawasan pelabuhan merupakan objek vital. Alhamdulillah seluruh fasilitas utama tetap aman dan operasional dapat dipulihkan setelah kondisi dinyatakan aman," kata Amrullah.
Operasional Pelabuhan Malundung kembali berjalan normal sekitar pukul 20.30 WITA setelah sebelumnya dihentikan sementara selama kurang lebih satu jam. Hingga kini penyebab kebakaran masih dalam proses investigasi. (zar)
Editor : Januriansyah RT