TARAKAN - Meski perekrutan murid baru masih berlangsung, namun Sekolah Rakyat 59 Kota Tarakan telah mempersiapkan pelaksanaan Open House atau penyambutan murid baru yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Juli mendatang. Kegiatan tersebut dilakukan usai tetapkannya siswa yang direkrut pada pelaksanaan penerimaan murid baru 2026-2027.
Kepala Sekolah Rakyat 59 Tarakan, Marisa Aulia mengatakan, Open House merupakan agenda yang wajib dilaksanakan oleh seluruh Sekolah Rakyat di Indonesia. Kegiatan tersebut sejenis penyambutan murid dengan mengundang orang tua murid yang bertujuan memperkenalkan konsep Sekolah Rakyat yang hingga kini masih belum sepenuhnya dipahami masyarakat.
“Kegiatan ini bagian agenda rutin tahunan Sekolah Rakyat. Kalau ditanya saat ini, yang tahu Sekolah Rakyat kan belum semua. Banyak yang masih salah sangka, dikira sekolah rakyat zaman dulu yang hidup lagi. Jadi melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan seperti apa sebenarnya Sekolah Rakyat,” ujarnya, Jumat (19/6).
Dikatakannya, dalam agenda tersebut pihaknya akan melaporkan berbagai capaian siswa kepada masyarakat khususnya orang tua murid. Ia menegaskan selama menjalani pendidikan, para murid memiliki kemajuan pesat baik dari kecerdasan maupun karakter.
“Orang tua peserta didik baru nanti bisa melihat bagaimana perkembangan kakak-kakak tingkatnya yang sudah lebih dulu belajar di Sekolah Rakyat. Jadi mereka punya gambaran seperti apa proses pendidikan di sini,” jelasnya.
Ia membeberkan, pada pelaksanaan Open House Sekolah Rakyat 59 Tarakan menampilkan program yang diajarkan seperti latihan ketangkasan baris-berbaris (LKBB), pidato dalam beberapa bahasa, hingga paduan suara hingga kemampuan berbahasa asing.
“Anak-anak akan tampil pidato menggunakan Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Korea, dan beberapa kemampuan bahasa lainnya yang mereka miliki. Kemudian ada paduan suara yang juga menjadi program wajib di seluruh Sekolah Rakyat,” ungkapnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT