Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Jemaah Haji Kaltara Diliputi Suasana Haru Jelang Tinggalkan Tanah Suci

Zakaria RT • Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB
HARU : Suasana jemaah haji asal Kaltara saat berada di Kota Makkah menjelang kepulangan ke Tanah Air.
HARU : Suasana jemaah haji asal Kaltara saat berada di Kota Makkah menjelang kepulangan ke Tanah Air.

TARAKAN - Suasana haru mulai menyelimuti jemaah haji asal Kalimantan Utara menjelang kepulangan ke Tanah Air. Setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji dan berbelanja kebutuhan serta oleh-oleh untuk keluarga, para jemaah bersiap meninggalkan Tanah Suci untuk kembali ke daerah masing-masing.

Ketua Kloter 7 Embarkasi Balikpapan untuk jemaah Kaltara, Sayyid Abdullah mengatakan, secara umum seluruh jemaah dalam kondisi gembira karena telah menyelesaikan ibadah haji. Namun, perasaan sedih juga tidak dapat dihindari karena harus berpisah dengan Makkah dan Madinah.

“Alhamdulillah mereka semua senang. Sudah menyelesaikan ibadah hajinya, sudah berbelanja, dan kini siap pulang. Tapi biasanya menjelang keberangkatan memang penuh rasa haru dan tangis karena harus berpisah dengan Tanah Suci,” katanya, Minggu (14/6).

Sebanyak 358 jemaah tergabung dalam Kloter 7 Embarkasi Balikpapan. Namun, jumlah jemaah yang akan kembali ke Indonesia sebanyak 357 orang karena satu jemaah meninggal dunia saat pelaksanaan ibadah haji.

Menjelang kepulangan, para jemaah juga disibukkan dengan pengemasan barang bawaan. Pihak maskapai menetapkan batas maksimal 32 kilogram untuk koper besar dan 7 kilogram untuk koper kabin. Meski demikian, sejumlah jemaah diketahui membawa barang melebihi batas yang ditetapkan.

“Ada yang sampai 37 kilogram. Kebanyakan berisi oleh-oleh seperti kurma, cokelat, parfum dan berbagai hadiah untuk keluarga di kampung halaman. Kelebihan barang akhirnya harus dikurangi dan sebagian dikirim melalui jasa pengiriman yang tersedia di Arab Saudi,” ungkapnya.

Rombongan dijadwalkan terbang dari Jeddah menuju Indonesia dengan transit di Kualanamu, Medan, untuk pengisian bahan bakar sebelum melanjutkan penerbangan menuju Balikpapan.

Setelah tiba di Balikpapan, jemaah asal Tarakan, Bulungan, Kabupaten Tana Tidung (KTT), dan Malinau dijadwalkan kembali ke daerah masing-masing pada 17 Juni. Sementara jemaah asal Nunukan baru akan dipulangkan pada 19 Juni karena menunggu kedatangan jemaah Kloter 8.

“Insya Allah sesuai jadwal sekitar pukul 14.25 Wita sudah tiba di Balikpapan. Setelah itu akan diterima secara resmi oleh pihak embarkasi sebelum diserahkan kepada pemerintah daerah masing-masing. Jemaah Nunukan harus menunggu kedatangan jemaah dari Kloter 8 yang dijadwalkan tiba pada 18 Juni, sehingga kepulangan ke Nunukan dilakukan bersama,” jelas Sayyid.

Di tengah persiapan kepulangan tersebut, masih terdapat satu jemaah asal Sebatik, Hajjah Fatimah, yang tergabung dalam Kloter 8 dan belum dapat kembali ke Indonesia karena masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.

Menurut Sayyid, Fatimah mengalami kelelahan saat menjalani puncak ibadah haji di Armuzna atau Arafah, Muzdalifah dan Mina. Kondisinya saat ini belum memungkinkan untuk melakukan perjalanan udara.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kloter 8 dan tenaga kesehatan agar beliau bisa ditanazulkan ikut pulang bersama kloter kami. Namun informasi terakhir menyebutkan kondisi beliau belum memungkinkan untuk terbang,” katanya.

Ia menegaskan, jemaah yang masih menjalani perawatan akan dipulangkan setelah dinyatakan sehat oleh tim medis. Selain itu, para jemaah yang telah tiba di Indonesia juga diminta tetap memperhatikan kondisi kesehatan serta menjaga kemabruran hajinya.

“Mari kita jaga kemabruran haji. Tetap membawa citra haji yang baik di tengah masyarakat dan meningkatkan kepedulian sosial setelah kembali ke daerah masing-masing,” pungkasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#naik haji #tarakan #kaltara #haji #ibadah haji