TARAKAN – Upaya pencarian terhadap Herman (45), warga Lingkas Ujung, Kota Tarakan, yang dilaporkan hilang saat mencari daun nipah terus dilakukan. Memasuki hari ketiga operasi pencarian dan pertolongan (SAR), Jumat (5/6), tim SAR gabungan kembali menyisir kawasan hutan di Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan, Syahril menjelaskan, pencarian dilakukan dengan memperluas area penyisiran pada sejumlah titik yang telah ditentukan berdasarkan rencana operasi SAR.
"Pada hari ketiga operasi, tim SAR gabungan melaksanakan briefing terlebih dahulu sebelum bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian lanjutan sesuai dengan rencana operasi yang telah disusun," ujarnya.
Informasi hilangnya korban pertama kali diterima Kantor SAR Tarakan pada Rabu (3/6) pukul 16.20 WITA dari Rosdiana, rekan korban. Berdasarkan laporan yang diterima, Herman diketahui pergi mencari daun nipah di kawasan hutan Karang Anyar Pantai pada Sabtu (30/5) sekitar pukul 15.00 WITA.
Namun hingga beberapa hari kemudian, korban tidak kunjung kembali ke rumah maupun memberikan kabar kepada keluarga. Khawatir terjadi sesuatu, keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor SAR Tarakan untuk meminta bantuan pencarian.
Lokasi pencarian berada di kawasan hutan Karang Anyar Pantai, sekitar 1,72 kilometer dari Kantor SAR Tarakan dengan waktu tempuh kurang lebih 15 menit melalui jalur darat. Pada hari ketiga operasi, tim SAR gabungan memfokuskan pencarian pada empat sektor yang telah dipetakan untuk mempersempit area pencarian korban.
Dalam pelaksanaan operasi, tim melakukan penyisiran darat dengan memanfaatkan sejumlah sarana dan peralatan pendukung. Peralatan yang digunakan meliputi tiga unit motor trail untuk menjangkau medan hutan, satu unit drone guna melakukan pemantauan udara, tiga unit alat komunikasi, serta satu set perlengkapan medis.
Operasi pencarian melibatkan personel Kantor SAR Tarakan bersama keluarga korban dan masyarakat setempat. Seluruh unsur yang terlibat bekerja sama menyisir area-area yang diduga menjadi jalur aktivitas korban saat mencari daun nipah.
Syahril mengatakan hingga hari ketiga operasi, korban masih belum ditemukan. Meski demikian, pencarian tetap dilakukan secara maksimal dengan memanfaatkan seluruh sumber daya yang tersedia.
"Kami terus berupaya melakukan pencarian secara optimal bersama unsur SAR gabungan dengan harapan korban dapat segera ditemukan," katanya.
Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca di lokasi pencarian terpantau cerah berawan. Tidak terdapat kendala signifikan yang menghambat proses pencarian sehingga seluruh rencana operasi dapat dijalankan sesuai jadwal.
Hingga Jumat, Herman masih dinyatakan dalam pencarian. Tim SAR gabungan akan terus melanjutkan operasi pencarian sesuai prosedur dan evaluasi lapangan yang dilakukan setiap hari. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT