TARAKAN – Upaya pencarian terhadap Herman (45), warga Lingkas Ujung, yang dilaporkan hilang saat mencari daun nipah di kawasan hutan sekitar Rumah Adat Tidung, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, terus berlanjut memasuki hari kedua, Kamis (4/6).
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tarakan kembali mengerahkan tim SAR gabungan untuk menyisir area yang diduga menjadi lokasi terakhir korban berada. Pencarian dilakukan dengan memperluas area penyisiran di sejumlah titik yang telah ditentukan berdasarkan hasil evaluasi operasi hari pertama.
Kepala Kantor SAR Tarakan, Syahril mengatakan, tim memulai operasi sejak pagi hari dengan melaksanakan briefing sebelum bergerak menuju lokasi kejadian. “Pada hari kedua ini tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian dengan memperluas area penyisiran di sekitar lokasi korban dilaporkan hilang. Seluruh potensi SAR yang terlibat terus berupaya maksimal untuk menemukan korban,” ujarnya.
Korban diketahui bernama Herman (45), warga Lingkas Ujung, Kota Tarakan. Berdasarkan informasi yang diterima Basarnas dari Rosdiana, rekan korban, Herman terakhir diketahui pergi mencari daun nipah pada Sabtu (30/5) sekitar pukul 15.00 Wita di kawasan hutan sekitar Rumah Adat Tidung.
Namun hingga beberapa hari kemudian korban tidak kunjung kembali ke rumah, sehingga pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor SAR Tarakan pada Rabu (3/6) pukul 16.20 Wita.
Dalam operasi pencarian hari kedua, tim SAR gabungan melakukan penyisiran pada area yang telah dipetakan sebagai search area. Operasi didukung sejumlah peralatan, di antaranya tiga unit motor trail untuk menjangkau medan hutan, satu unit drone untuk pemantauan udara, perangkat komunikasi, serta perlengkapan medis.
Syahril menjelaskan kondisi cuaca di lokasi pencarian relatif mendukung karena cerah berawan dan tidak terdapat hambatan berarti selama operasi berlangsung. “Faktor penghambat nihil. Cuaca cukup mendukung sehingga pencarian dapat dilakukan secara optimal baik melalui jalur darat maupun pemantauan udara menggunakan drone,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian. Tim SAR Tarakan bersama keluarga dan masyarakat setempat terus melakukan upaya penyisiran di area hutan dengan harapan korban dapat segera ditemukan. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT