TARAKAN - Antusiasme masyarakat terhadap keberadaan kamera pengawas atau CCTV di Kota Tarakan terus meningkat. Banyak warga berharap dapat mengakses sejumlah titik pemantauan tertentu, terutama kawasan yang kerap mengalami kepadatan lalu lintas pada jam sibuk pagi hari.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Tarakan, Endah Sarastiningsih mengatakan, usulan tersebut muncul dari masyarakat dalam berbagai kesempatan, termasuk saat DKISP mengikuti kegiatan expo di Tarakan Convention Center (TACC). Menurutnya, masyarakat menilai akses terhadap CCTV dapat membantu mereka memantau kondisi jalan sebelum beraktivitas.
Selain memberikan informasi lalu lintas secara real time, keberadaan CCTV juga dinilai mampu membantu masyarakat menentukan jalur alternatif ketika terjadi kemacetan pada sejumlah ruas jalan utama. Hal tersebut terutama dirasakan pada jam berangkat sekolah dan bekerja yang menjadi waktu dengan tingkat mobilitas tertinggi.
“Permintaan masyarakat cukup banyak. Mereka (masyarakat) ingin bisa mengakses beberapa titik, terutama yang sering macet pada pagi hari. Namun itu masih harus kami kaji dan hitung dari berbagai aspek,” ujarnya, Selasa (2/6).
Endah menjelaskan, pembukaan akses CCTV untuk publik tidak bisa dilakukan secara serta-merta. Pemerintah daerah perlu mempertimbangkan berbagai aspek teknis maupun keamanan data sebelum kebijakan tersebut diterapkan. Kajian diperlukan untuk memastikan akses yang diberikan tidak mengganggu fungsi utama CCTV sebagai sarana pengawasan dan pendukung pelayanan publik.
Saat ini, CCTV yang dikelola pemerintah daerah tidak hanya dimanfaatkan untuk memantau kondisi lalu lintas, tetapi juga mendukung berbagai kebutuhan lainnya. Kamera pengawas tersebut digunakan untuk memantau aktivitas masyarakat, mendeteksi potensi kebakaran, memonitor situasi kebencanaan, hingga membantu aparat penegak hukum dalam proses penyelidikan kasus.
"Keberadaan CCTV terbukti memberikan manfaat besar bagi berbagai sektor. Bahkan aparat kepolisian kerap memanfaatkan rekaman kamera pengawas untuk menelusuri pergerakan pelaku maupun kendaraan yang terkait dengan suatu kejadian. Saat ini pemerintah daerah juga tengah menyusun master plan pengembangan CCTV guna memastikan penempatan perangkat dilakukan secara terencana dan sesuai kebutuhan masyarakat," urainya.
Diungkapkannya, perencanaan yang matang, pengembangan jaringan pengawasan diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi keamanan, ketertiban, dan pelayanan publik. “Intinya kami ingin penempatan CCTV benar-benar terencana sehingga daya guna dan manfaatnya tinggi. Dengan begitu setiap pemasangan yang dilakukan bisa efektif mendukung kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT