Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Longsor di Tarakan Sepanjang 30 Meter, Lumpuhkan Akses Utama Warga Juata Kerikil

Eliazar Simon • Rabu, 3 Juni 2026 | 14:41 WIB
LONGSOR : Hujan deras yang mengguyur Kota Tarakan sejak Selasa malam hingga Rabu dini hari (3/6) mengakibatkan tanah longsor di Jalan Rimba Raya RT 03, Kelurahan Juata Kerikil. ISTIMEWA
LONGSOR : Hujan deras yang mengguyur Kota Tarakan sejak Selasa malam hingga Rabu dini hari (3/6) mengakibatkan tanah longsor di Jalan Rimba Raya RT 03, Kelurahan Juata Kerikil. ISTIMEWA

TARAKAN – Hujan deras yang mengguyur Kota Tarakan sejak Selasa malam hingga Rabu dini hari (3/6) mengakibatkan tanah longsor di Jalan Rimba Raya RT 03, Kelurahan Juata Kerikil, Kecamatan Tarakan Utara. Material longsoran sepanjang sekitar 20 hingga 30 meter menutup seluruh badan jalan dan sempat melumpuhkan akses utama warga setempat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan, Yonsep, mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 02.00 Wita. Tak lama setelah laporan diterima, personel BPBD langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 02.00 Wita bahwa terjadi longsor yang menutup jalan raya di Jalan Rimba Raya. Tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan,” ujarnya.

Menurut Yonsep, material tanah yang turun dari lereng menutup badan jalan secara total sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat yang biasa menggunakan jalur tersebut terganggu.

“Jalan sempat tertutup total. Panjang material longsoran yang menutupi badan jalan kurang lebih sekitar 20 sampai 30 meter,” katanya.

BPBD kemudian berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk mempercepat penanganan. Alat berat diterjunkan guna membersihkan timbunan tanah, sementara PDAM membantu suplai air dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan tenaga teknis ke lokasi.

Dalam operasi tersebut, BPBD menurunkan sekitar 20 hingga 27 personel lengkap dengan empat armada operasional. Proses pembersihan berlangsung lebih dari tiga jam hingga akses jalan kembali dapat digunakan. “Setelah pembersihan dilakukan, jalan sudah bisa dilalui kembali dan aktivitas masyarakat berangsur normal,” jelasnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material, BPBD tetap mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan selama cuaca ekstrem masih berlangsung. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #bpbd #tanah longsor #longsor