Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

40 Persen Jemaah Haji Kaltara Masih Tunggu Tawaf Ifadah, Petugas Fokus Layani Lansia

Zakaria RT • Minggu, 31 Mei 2026 | 20:08 WIB
BAHAGIA: Jemaah asal Kaltara saat melaksanakan tawaf wadah disambangi Menteri Haji dan Umrah di hotel jemaah Kaltara. ISTIMEWA
BAHAGIA: Jemaah asal Kaltara saat melaksanakan tawaf wadah disambangi Menteri Haji dan Umrah di hotel jemaah Kaltara. ISTIMEWA

TARAKAN - Penyelesaian rangkaian ibadah haji jemaah asal Kalimantan Utara (Kaltara) yang tergabung dalam Kloter 7 Embarkasi Balikpapan terus menunjukkan progres positif. Hingga saat ini, sekitar 60 persen jemaah telah menuntaskan tawaf ifadah, sementara sisanya masih menunggu kesempatan untuk menyelesaikan salah satu rukun haji tersebut.

Ketua Kloter 7 Embarkasi Balikpapan, Sayid Abdullah mengatakan, keterlambatan sebagian jemaah dalam melaksanakan tawaf ifadah bukan disebabkan kendala ibadah, melainkan faktor transportasi yang sempat belum beroperasi pasca puncak pelaksanaan haji.

“Ini sudah hampir 60 persen jemaah haji yang telah menyelesaikan tawaf ifadah, artinya hajinya sudah sempurna. Namun masih ada sekitar 40 persen lagi yang belum menyelesaikan karena bus yang mengangkut jemaah belum beroperasi dan baru beroperasi hari ini,” ujarnya, Minggu (31/5).

Ia menjelaskan, setelah layanan transportasi kembali berjalan, petugas langsung menyusun jadwal keberangkatan bagi jemaah yang belum menyelesaikan tawaf ifadah, termasuk rangkaian sa’i dan tahalul. Menurut Sayid, mayoritas jemaah yang belum melaksanakan tawaf ifadah merupakan kelompok lanjut usia dan pengguna kursi roda yang membutuhkan bantuan transportasi menuju Masjidil Haram.

“Insyaallah sore hari ini setelah mobil selawat beroperasi, kami bertugas membawa seluruh jemaah Kaltara yang belum menyelesaikan tawaf untuk menyempurnakan hajinya dengan melaksanakan tawaf ifadah, sa’i dan tahalul. Jemaah yang masih prima memilih berjalan kaki dari hotel menuju area Masjidil Haram untuk menunaikan ibadah sekitar 2 kilometer. Yang belum rata-rata jemaah lansia karena sebelumnya belum ada transportas,” ungkapnya.

Dikatakan Sayid, meski menghadapi tantangan mobilitas, kondisi umum jemaah haji asal Kalimantan Utara dilaporkan tetap baik dan mampu mengikuti seluruh tahapan ibadah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah lancar, namun memang ada beberapa jemaah yang membutuhkan perhatian khusus, terutama jemaah lansia dan jemaah yang menggunakan kursi roda. Karena menunggu bus beroperasi baru bisa mereka dibawa untuk melakukan tawaf. Karena tawaf ifadah ini tidak boleh dibadalkan, artinya harus orang yang bersangkutan sendiri yang mengerjakannya,” tegasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#naik haji #kaltara #haji #ibadah haji