Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Jemaah Haji Kaltara Jalan hingga 12 Km saat Lempar Jumrah

Zakaria RT • Kamis, 28 Mei 2026 | 20:26 WIB
BAHAGIA : Jemaah asak Kaltara yang masuk Kloter 7 Embarkasi Balikpapan baru saja menyesaikan lempar jumrah
BAHAGIA : Jemaah asak Kaltara yang masuk Kloter 7 Embarkasi Balikpapan baru saja menyesaikan lempar jumrah

MINA - Cuaca panas ekstrem dan jarak tempuh yang lebih jauh dari perkiraan menjadi tantangan bagi jemaah haji asal Kalimantan Utara (Kaltara) saat menjalani prosesi lempar jumrah di Mina. Sebanyak 357 jemaah haji asal Kaltara telah menyelesaikan lempar Jumratul Aqabah sekaligus tahalul usai puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna).

Ketua Kloter 7 Embarkasi Balikpapan, Sayid Abdullah mengatakan. seluruh jemaah Kaltara telah kembali ke pemondokan usai menjalani rangkaian ibadah di Mina. “Alhamdulillah seluruh jemaah sudah kembali ke pemondokan setelah melaksanakan lempar Jumratul Aqabah dan tahalul,” ujarnya, Kamis (28/5).

Ia menjelaskan sebagian besar jemaah sebelumnya menjalani mabit di Muzdalifah sebelum bergerak menuju Mina. Sementara sebagian lainnya mengikuti skema murur atau langsung menuju tenda Mina dari Arafah.

Menurutnya, seluruh jemaah Kaltara juga sepakat mengambil nafar awal sehingga hanya mabit di Mina hingga 12 Zulhijah sebelum kembali ke Makkah. “Insyaallah seluruh jemaah Kaltara mengambil nafar awal. Setelah menyelesaikan lempar jumrah di hari tasyrik pertama dan kedua, jemaah akan kembali ke Makkah untuk melanjutkan rangkaian ibadah haji lainnya,” katanya.

Sayid mengungkapkan tantangan terbesar jemaah saat di Mina adalah cuaca panas yang mencapai 41 derajat Celsius serta jarak menuju lokasi lempar jumrah yang ternyata lebih jauh dari perkiraan awal.

“Cuaca di Mina sangat panas dan menjadi tantangan bagi jemaah saat menuju lokasi pelemparan jumrah,” ungkapnya.

Ia menyebut awalnya jarak menuju lokasi lempar jumrah diperkirakan sekitar 4 kilometer. Namun setelah dijalani, jaraknya mencapai sekitar 6 kilometer untuk sekali jalan.

“Awalnya kami memperkirakan jaraknya sekitar 4 kilometer, ternyata mencapai 6 kilometer untuk sekali jalan. Jadi total pulang pergi sekitar 12 kilometer,” jelasnya.

Pada pelaksanaan lempar Jumratul Aqabah, jemaah dibagi dalam dua kelompok keberangkatan untuk menghindari kepadatan. Kelompok pertama bergerak menuju lokasi pelemparan pada pukul 14.30 waktu Arab Saudi, sedangkan kelompok kedua berangkat sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Meski menghadapi suhu panas dan perjalanan cukup jauh, seluruh jemaah Kaltara dilaporkan mampu menyelesaikan rangkaian ibadah dengan baik. “Alhamdulillah semua jemaah sudah kembali ke pemondokan,” pungkasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#naik haji #kaltara #haji #ibadah haji