Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Polres Tarakan Imbau Warga Tetap Kondusif, Pastikan Film Dokumenter Tidak Dilarang

Eliazar Simon • Kamis, 21 Mei 2026 | 20:28 WIB
Kasi Humas Polres Tarakan IPTU Rusli. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 
Kasi Humas Polres Tarakan IPTU Rusli. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 

TARAKAN – Polres Tarakan mengimbau masyarakat tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban menyusul polemik penghentian kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi di wilayah Kampung Enam, Kota Tarakan, Selasa (19/5).

Peristiwa tersebut ramai diperbincangkan setelah video penghentian kegiatan beredar luas di media sosial. Dalam video berdurasi sekitar satu hingga dua menit itu, terlihat lurah setempat mendatangi lokasi kegiatan dan meminta pemutaran film dihentikan saat acara berlangsung.

Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik melalui Kasi Humas IPTU Rusli mengatakan, pihak kepolisian sebelumnya telah menerima pemberitahuan terkait pelaksanaan kegiatan nobar tersebut. “Pemberitahuan nobar ada disampaikan ke pihak kepolisian, namun terkait pembubaran tidak diketahui alasannya,” ujarnya.

Menurut Rusli, hingga saat ini pihak kepolisian belum menerima informasi detail mengenai persoalan yang menyebabkan kegiatan tersebut dihentikan. “Sejauh ini juga nobar film dokumenter Pesta Babi ini tidak dilarang, tapi permasalahan apa hingga dihentikan belum ada informasi lebih lanjut,” katanya.

Meski demikian, kepolisian memastikan akan melakukan pengecekan lebih lanjut guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Apabila ditemukan adanya kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas maupun melanggar norma dan ketentuan yang berlaku, maka akan dilakukan langkah-langkah sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujarnya.

Rusli juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi, terutama potongan video maupun narasi yang beredar di media sosial. Ia meminta masyarakat tetap menjaga situasi kondusif dan menyerahkan penanganan persoalan kepada pihak terkait.

“Apabila masyarakat mengetahui adanya kegiatan yang mengganggu kamtibmas, diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian setempat untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#pesta babi #film dokumenter #tarakan #tni #polri