Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Menu Makanan Bercita Rasa Indonesia, Jaga Stamina Jemaah Haji asal Tarakan di Tanah Suci

Zakaria RT • Selasa, 12 Mei 2026 | 21:12 WIB
Kepala Kantor Kemenhaj Tarakan H.Asmawan. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN
Kepala Kantor Kemenhaj Tarakan H.Asmawan. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

TARAKAN – Cuaca panas ekstrem di Arab Saudi menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah haji asal Tarakan selama menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci. Di tengah kondisi tersebut, menu makanan bercita rasa Indonesia yang disiapkan pemerintah disebut membantu menjaga stamina dan kenyamanan jemaah selama berada di Madinah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tarakan, H.Asmawan mengatakan, pelayanan konsumsi tahun ini mendapat respons positif dari sebagian besar jemaah. Hal itu karena menu makanan yang disajikan dinilai lebih cocok dengan lidah Indonesia dibanding musim haji sebelumnya.

Menurutnya, pemerintah Indonesia melalui penyedia layanan konsumsi mendatangkan koki beserta sebagian besar bumbu langsung dari Tanah Air agar kualitas rasa makanan tetap terjaga selama berada di Arab Saudi. Langkah tersebut dinilai cukup efektif menjaga selera makan jemaah di tengah cuaca panas dan aktivitas ibadah yang padat.

“Alhamdulillah tahun ini menu makanan betul-betul cita rasa Indonesia. Kokinya didatangkan dari Indonesia, bumbu-bumbunya juga dari Indonesia. Jadi jemaah merasa seperti makan di rumah sendiri,” ujarnya, Selasa (12/5).

Ia menjelaskan, kenyamanan konsumsi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondisi fisik jemaah, terutama lansia yang membutuhkan asupan makanan cukup selama menjalani rangkaian ibadah haji. Sebab, kondisi cuaca di Arab Saudi saat ini cukup panas dan berpotensi memengaruhi stamina jemaah apabila tidak diimbangi pola makan yang baik.

Karena itu, pihaknya terus mengingatkan jemaah agar memperbanyak konsumsi air putih dan mengurangi aktivitas di luar ruangan yang tidak terlalu penting. Jemaah juga diminta menjaga waktu istirahat agar kondisi tubuh tetap prima menjelang puncak ibadah haji.

“Cuaca memang cukup panas, jadi kami minta jemaah mengurangi aktivitas yang tidak perlu di luar ruangan. Istirahat juga harus cukup karena puncak ibadah nanti masih membutuhkan tenaga yang lebih besar,” katanya.

Selain konsumsi, kondisi kesehatan jemaah asal Tarakan hingga saat ini disebut masih dalam keadaan baik. Petugas kesehatan yang mendampingi kloter terus melakukan pemantauan rutin, khususnya kepada jemaah lanjut usia maupun yang memiliki riwayat penyakit bawaan.

“Untuk kesehatan jemaah Tarakan, kami pantau alhamdulillah sehat-sehat semua. Petugas kesehatan juga terus melakukan pengecekan rutin supaya kondisi jemaah tetap terjaga sampai nanti puncak haji,” jelasnya.

Di sisi lain, Kemenhaj Tarakan juga terus mengingatkan jemaah agar menjaga kartu Nusuk yang kini menjadi identitas utama selama berada di Arab Saudi. Kartu tersebut digunakan hampir di seluruh akses layanan jemaah mulai dari hotel, transportasi, konsumsi hingga akses menuju lokasi ibadah tertentu.

“Kami selalu mengingatkan supaya kartu Nusuk dijaga baik-baik karena itu seperti identitas utama selama di sana. Semua pelayanan sekarang berbasis data digital,” pungkasnya. (zac/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#naik haji #tarakan #haji #Kemenhaj