Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPS Tarakan Jemput Data ke Rumah, Ini Target Usaha yang Didata pada Sensus Ekonomi 2026 

E
Penulis: Eliazar Simon❯
Kepala BPS Tarakan, Umar Riyadi. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 
Kepala BPS Tarakan, Umar Riyadi. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 

Advertisement

TARAKAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan akan melakukan pendataan door to door dalam Sensus Ekonomi 2026 guna menjangkau pelaku usaha yang tidak terlihat secara fisik, seperti reseller dan jasa titip (jastip).

Pendataan tahap kedua ini akan dimulai pada 15 Juni hingga Agustus 2026 dengan menyisir seluruh wilayah permukiman. Langkah ini dilakukan untuk menangkap perubahan pola ekonomi masyarakat yang kini semakin bergeser ke platform digital.

Kepala BPS Tarakan, Umar Riyadi mengatakan, banyak aktivitas ekonomi yang tidak terdeteksi dalam pendataan konvensional karena tidak memiliki tempat usaha tetap.

Advertisement

“Sekarang ada yang jualan di toko sepi, tapi online ramai. Bahkan ada usaha yang tidak terlihat sama sekali, seperti reseller dan jastip. Ini yang ingin kami data,” jelasnya.

Selain mendata usaha, petugas juga akan memperbarui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional saat melakukan kunjungan ke rumah warga. Hal ini bertujuan agar gambaran  kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih menyeluruh.

Untuk menjamin keamanan, setiap petugas dilengkapi identitas resmi berupa kartu dengan barcode serta atribut rompi khusus BPS. Informasi terkait identitas petugas juga telah disosialisasikan melalui media sosial resmi.

Advertisement

Pendataan dilakukan menggunakan aplikasi digital sehingga data langsung terintegrasi ke server BPS. Waktu kunjungan juga bersifat fleksibel menyesuaikan kondisi masyarakat, termasuk pada malam hari atau hari libur.

BPS turut berkoordinasi dengan lurah dan ketua RT setempat agar masyarakat dapat mengenali petugas dan mendukung kelancaran sensus.

“Harapannya masyarakat bisa menerima petugas dan memberikan data yang benar, agar hasil sensus benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi saat ini,” pungkasnya. (zar/jnr)

Advertisement

Artikel Terkait

BRI Perkuat Transformasi Digital Korporasi, Pengguna Qlola Tumbuh 32% hingga September 2026

BRI Perkuat Transformasi Digital Korporasi, Pengguna Qlola Tumbuh 32% hingga September 2026

BRI memperkuat digitalisasi korporasi melalui Qlola by BRI. Hingga September 2026, pengguna tumbuh 32% dengan transaksi Rp12.046 triliun.

Agensi Shin Sae Kyung Menang di Jalur Hukum, Pelaku Ancaman dan Pencemaran Nama Baik Divonis 8 Bulan

Agensi Shin Sae Kyung Menang di Jalur Hukum, Pelaku Ancaman dan Pencemaran Nama Baik Divonis 8 Bulan

Agensi Shin Sae Kyung mengungkap pelaku ancaman dan pencemaran nama baik sang aktris resmi dijatuhi hukuman delapan bulan penjara.

Balita Usia 3 Tahun Belum Lancar Bicara? Ini 12 Aktivitas Sederhana untuk Melatih Kemampuan Bicara A

Balita Usia 3 Tahun Belum Lancar Bicara? Ini 12 Aktivitas Sederhana untuk Melatih Kemampuan Bicara A

Kenali 12 aktivitas sederhana yang bisa dilakukan orang tua di rumah untuk membantu menstimulasi kemampuan bicara anak usia 3 tahun.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer