TARAKAN – Kinerja ketenagakerjaan Kota Tarakan menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2025 turun menjadi 5,06 persen, atau setara 6.064 orang.
Angka ini menjadi capaian terendah dalam kondisi normal selama 15 tahun terakhir. Sebelumnya, pada Agustus 2024, jumlah pengangguran masih berada di angka 6.216 orang.
Kepala BPS Tarakan, Umar Riyadi menjelaskan, penurunan tersebut menunjukkan kondisi pasar kerja yang relatif stabil meskipun jumlah angkatan kerja terus meningkat setiap tahun.
“Angka ini merupakan yang terendah dalam kondisi normal selama 15 tahun terakhir. Memang pernah lebih rendah saat pandemi, tetapi tidak bisa dibandingkan langsung dengan kondisi saat ini,” ujarnya.
Secara umum, jumlah angkatan kerja di Tarakan mencapai 119.903 orang, dengan 113.839 di antaranya telah bekerja. Dari sisi sektor, lapangan usaha jasa masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan kontribusi 57,87 persen, disusul sektor manufaktur 24,51 persen dan pertanian 17,62 persen.
Meski demikian, BPS mengingatkan bahwa perbaikan ketenagakerjaan tidak hanya diukur dari penurunan pengangguran, tetapi juga kualitas pekerjaan, terutama peningkatan pekerja formal.
BPS berharap pertumbuhan investasi dapat terus mendorong penciptaan lapangan kerja baru, seiring bertambahnya lulusan setiap tahun. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT