TARAKAN – Stabilitas ekonomi Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan tren positif pada April 2026. Angka inflasi tercatat hanya 0,02 persen secara bulanan (month to month/mtm), turun signifikan dibandingkan Maret yang mencapai 0,57 persen.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kaltara, Hasiando Ginsar Manik mengatakan, inflasi yang melandai menunjukkan kondisi ekonomi daerah tetap terkendali meski sempat mengalami tekanan harga pada bulan sebelumnya.
“Inflasi April tercatat 0,02 persen (mtm), jauh lebih rendah dibandingkan Maret,” ujarnya.
Secara tahunan, inflasi gabungan tiga kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Kaltara berada di angka 2,68 persen (year on year/yoy), masih dalam rentang sasaran inflasi nasional.
Selain itu, tingkat optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi juga tetap tinggi. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) April 2026 yang mencapai 124,01 atau berada pada level optimis.
Menurut Hasiando, tingginya optimisme ini didorong oleh konsumsi masyarakat yang tetap terjaga, serta berbagai kegiatan pemerintah dan event daerah yang terus menggerakkan roda ekonomi.
“Tingkat konsumsi masyarakat masih baik, didukung berbagai kegiatan yang mendorong aktivitas ekonomi,” jelasnya.
Dengan kondisi tersebut, Bank Indonesia menilai stabilitas ekonomi Kaltara masih terjaga dengan baik di tengah dinamika harga yang terjadi. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT