TARAKAN – Di tengah keterbatasan ruang belajar, SMK Negeri 4 Tarakan terus didorong menjadi pusat pengembangan teknologi informasi (IT) bagi sekolah kejuruan di Kota Tarakan. Penguatan fasilitas praktik menjadi fokus utama untuk menunjang peran tersebut.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana, Sudirman menjelaskan, SMK Negeri 4 Tarakan menjadi salah satu sekolah yang difokuskan pada pengembangan bidang IT oleh Dinas Pendidikan.
“Di Tarakan ada empat SMK negeri, dan sudah dibagi fokusnya. Untuk IT memang diarahkan ke SMK 4, jadi pengembangannya lebih ke sana,” ujarnya.
Saat ini, sekolah memiliki empat program keahlian, yakni Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Desain Komunikasi Visual (DKV), dan Animasi. Minat siswa terhadap jurusan berbasis teknologi dan kreatif tersebut terus meningkat, dengan DKV dan TKJ menjadi yang paling diminati.
Dari sisi fasilitas, seluruh jurusan telah memiliki laboratorium masing-masing. Bahkan pada 2025, sekolah mendapatkan tambahan bangunan laboratorium baru untuk mendukung kegiatan praktik siswa.
“Lab sudah ada di semua jurusan, dan kemarin ada penambahan. Cuma memang belum bisa digunakan maksimal karena masih menunggu penambahan daya listrik,” jelasnya.
Ke depan, pengembangan fasilitas akan difokuskan di area belakang sekolah yang masih memiliki lahan cukup luas. Skema pembangunan dirancang agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar yang sedang berjalan.
Selain itu, sekolah juga mengusulkan program revitalisasi melalui pemerintah provinsi dan kementerian, termasuk penambahan ruang kelas dan laboratorium guna menunjang kebutuhan pembelajaran berbasis teknologi.
Dengan meningkatnya jumlah siswa serta tuntutan kompetensi di bidang IT, SMK Negeri 4 Tarakan diharapkan dapat terus berkembang menjadi pusat pendidikan vokasi yang unggul di Kalimantan Utara.
“Harapannya fasilitas bisa terus ditingkatkan agar sesuai dengan kebutuhan pembelajaran, terutama di bidang teknologi yang terus berkembang,” pungkasnya. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT