Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Ada Korban Digigit, 7 Anjing di Tarakan Diamankan Petugas 

Eliazar Simon • Jumat, 1 Mei 2026 | 13:35 WIB
DIAMANKAN: Petugas mengamankan 7 anjing yang dianggap meresahkan masyarakat. ISTIMEWA
DIAMANKAN: Petugas mengamankan 7 anjing yang dianggap meresahkan masyarakat. ISTIMEWA

TARAKAN – Proses evakuasi tujuh ekor anjing di kawasan Sebengkok Tiram, Kota Tarakan, berlangsung dramatis dan memakan waktu hingga dua malam. Petugas Satpol PP dan PMK Tarakan harus bekerja ekstra akibat kondisi lokasi yang sempit serta banyaknya celah yang memungkinkan hewan kabur.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP, Irwan, S.E., menjelaskan, evakuasi dilakukan setelah adanya laporan warga terkait gigitan anjing terhadap seorang anak di lingkungan tersebut.

“Evakuasi ini merupakan tindak lanjut dari laporan warga, sekaligus upaya pencegahan agar tidak terjadi kejadian serupa,” ujarnya, Jumat (1/5). 

Pada malam pertama, petugas berhasil mengamankan empat ekor anjing. Namun, tiga ekor lainnya sempat kabur dan baru bisa dievakuasi pada malam berikutnya setelah kembali ke lokasi.

“Kendalanya karena kondisi rumah yang sempit dan banyak celah, sehingga anjing mudah keluar masuk. Kami harus menutup beberapa akses dan menggunakan jaring untuk mempercepat penangkapan,” jelasnya.

Proses penangkapan juga dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari risiko bagi petugas maupun warga sekitar. Beberapa anjing bahkan sempat menghindar, sehingga petugas harus menunggu waktu yang tepat untuk melakukan evakuasi.

Setelah berhasil diamankan, seluruh anjing dipindahkan ke lokasi karantina di kawasan Juwata untuk observasi lebih lanjut. Dari hasil pengamatan sementara, hewan-hewan tersebut tidak menunjukkan perilaku agresif.

Irwan menegaskan, langkah evakuasi diambil berdasarkan hasil musyawarah warga yang menilai keberadaan anjing-anjing tersebut sudah meresahkan dan berpotensi membahayakan, terutama bagi anak-anak.

“Pertimbangannya keselamatan warga. Ini juga bagian dari upaya menjaga ketertiban di lingkungan permukiman,” tegasnya.

Ia menambahkan, dalam lima tahun terakhir, pihaknya telah menangani sekitar tujuh kasus evakuasi hewan yang mengganggu keamanan dan kenyamanan warga di Kota Tarakan. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#ANJING LIAR #tarakan #satpol pp #damkar