Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Bulan Mutu 2026 di Tarakan, Momentum Penguatan Sektor Perikanan

Eliazar Simon • Jumat, 1 Mei 2026 | 13:32 WIB
BULAN MUTU : Plt Kepala BPPMHKP Tarakan, Whidi Anggraeni memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya konsumsi ikan yang aman dan bermutu. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 
BULAN MUTU : Plt Kepala BPPMHKP Tarakan, Whidi Anggraeni memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya konsumsi ikan yang aman dan bermutu. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 

TARAKAN – Kegiatan Bulan Mutu Tahun 2026 yang digelar Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Tarakan pada Kamis (30/4) lalu, menjadi momentum penguatan sektor perikanan sekaligus edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya konsumsi ikan yang aman dan bermutu.

Plt Kepala BPPMHKP Tarakan, Whidi Anggraeni mengatakan, ikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Ia menyebut, selain sebagai sumber protein hewani, ikan juga mengandung berbagai nutrisi penting seperti omega-3 yang berkontribusi pada peningkatan gizi masyarakat.

“Ikan bukan hanya konsumsi harian, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Karena itu, penting memastikan produk yang dikonsumsi aman, segar, dan bermutu,” ujarnya.

Sebagai bentuk kampanye nyata, BPPMHKP membagikan ratusan paket ikan kepada masyarakat. Jenis ikan yang dipilih adalah bandeng, yang dinilai mudah diperoleh di Kalimantan Utara serta memiliki kandungan gizi tinggi.

“Kami memastikan ikan yang dibagikan dalam kondisi segar dan layak konsumsi. Selain mudah dijangkau, kandungan gizinya juga baik untuk kesehatan,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI, Hasan Saleh menyoroti pentingnya penguatan sektor perikanan dari hulu hingga hilir. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah dan DPR RI menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Ia juga mendorong agar hasil perikanan dari daerah, termasuk Kaltara, dapat menembus pasar internasional melalui jalur ekspor langsung tanpa melalui banyak perantara.

“Kita ingin hasil perikanan daerah bisa langsung ke pasar luar negeri, sehingga nilai jualnya lebih tinggi dan berdampak langsung pada kesejahteraan nelayan,” tegasnya. 

Selain itu, Hasan Saleh juga menyinggung sejumlah tantangan yang masih dihadapi nelayan, di antaranya fluktuasi harga bahan bakar yang memengaruhi biaya operasional saat melaut. Hal ini, menurutnya, perlu menjadi perhatian bersama agar sektor perikanan tetap produktif dan berkelanjutan.

Kegiatan Bulan Mutu 2026 ini tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kualitas hasil perikanan. Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat semakin selektif dalam memilih produk perikanan, sekaligus mendorong sektor kelautan menjadi salah satu penopang utama ekonomi daerah, khususnya di Kota Tarakan dan Kaltara. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#bulan mutu #tarakan #ikan #sektor perikanan #perikanan