Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Lapas Tarakan Klaim Steril Narkoba, Pengawasan Terus Diperketat

Eliazar Simon • Senin, 27 April 2026 | 20:23 WIB
KONDUSIF: Lapas Kelas IIA Tarakan memastikan kondisi lapas saat ini aman dan kondusif, serta tidak ditemukan indikasi peredaran narkoba melalui razia yang sudah dilakukan. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 
KONDUSIF: Lapas Kelas IIA Tarakan memastikan kondisi lapas saat ini aman dan kondusif, serta tidak ditemukan indikasi peredaran narkoba melalui razia yang sudah dilakukan. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 

TARAKAN – Isu potensi penyalahgunaan narkotika di lembaga pemasyarakatan mendapat respons tegas dari pihak Lapas Kelas IIA Tarakan.

Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Kelas IIA Tarakan Trisno Witanta Tarigan memastikan kondisi lapas saat ini aman dan kondusif, serta tidak ditemukan indikasi peredaran narkoba dalam razia terakhir.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul keterangan Badan Narkotika Nasional Kota Tarakan yang menyebut potensi penyalahgunaan narkotika di lapas masih ada secara umum. Namun, Trisno menegaskan bahwa hal itu tidak secara spesifik menyasar Lapas Tarakan.

“Pernyataan BNNK masih umum, belum mengarah ke Lapas Tarakan. Kami pastikan kondisi di sini aman,” ujarnya, Senin (27/4).

Pengawasan di dalam lapas, lanjutnya, terus diperketat melalui berbagai langkah, mulai dari pemeriksaan di pintu utama hingga razia rutin kamar hunian warga binaan.

Dalam razia yang digelar Minggu (26/4), petugas tidak menemukan narkotika maupun alat komunikasi ilegal. Hanya sejumlah barang seperti gunting yang diamankan dan masih dalam proses pendalaman. “Hasil razia nihil narkoba dan HP. Ini menunjukkan pengawasan berjalan optimal,” jelasnya.

Selain itu, Lapas Tarakan juga telah bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Utara untuk pelaksanaan tes urine bagi warga binaan dan petugas. Ke depan, sinergi dengan BNNK Tarakan juga akan diperkuat, termasuk rencana tes urine bersama yang terbuka untuk publik.

Di sisi lain, penguatan sistem pengawasan berbasis teknologi juga menjadi fokus, salah satunya melalui rencana penggunaan jammer sinyal guna mencegah komunikasi ilegal dari dalam lapas. “Pengawasan digital penting untuk menutup celah penyalahgunaan,” tegasnya.

Pihak lapas juga menegaskan komitmennya untuk memberikan sanksi tegas terhadap pelanggaran, khususnya yang berkaitan dengan narkotika dan alat komunikasi ilegal. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #lapas #razia #warga binaan