Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Bau Menyengat dari Kontrakan, Pria 67 Tahun di Tarakan Ditemukan Tewas Membusuk

Eliazar Simon • Senin, 20 April 2026 | 21:15 WIB
DITEMUKAN : Kontrakan korban yang dipadati warga setelah korban ditemukan pihak kepolisian dalam kondisi meninggal dunia. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 
DITEMUKAN : Kontrakan korban yang dipadati warga setelah korban ditemukan pihak kepolisian dalam kondisi meninggal dunia. ELIAZAR/RADAR TARAKAN 

TARAKAN – Warga Jalan Anggrek Gang 2, RT 15, Kelurahan Karang Anyar, Tarakan Barat, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria berinisial BS di dalam kamar kontrakannya, Senin (20/4) malam. Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah membusuk dan mengeluarkan bau menyengat.

Korban diketahui tinggal seorang diri di kontrakan tersebut. Penemuan mayat ini bermula dari kecurigaan pemilik kontrakan, Samjuddin, yang tidak melihat aktivitas korban selama beberapa hari terakhir.

Ketua RT 15, M. Aziz Salfata menjelaskan, dirinya pertama kali mendapat informasi saat pulang dari salat magrib dan berpapasan dengan pemilik kontrakan di jalan. “Pemilik kontrakan menyampaikan kecurigaan karena sudah beberapa hari korban tidak terlihat. Ditambah lagi, bau menyengat sudah tercium dari dalam rumah,” ungkapnya.

Ia kemudian menghubungi aparat kepolisian, dalam hal ini Bhabinkamtibmas setempat, untuk memastikan penanganan dilakukan sesuai prosedur. “Saya tidak mau gegabah. Karena ini menyangkut jenazah, kita tidak tahu ada unsur apa. Jadi harus melibatkan aparat,” tegasnya.

Setelah berkoordinasi, Aziz bersama petugas dan pemilik kontrakan mendatangi lokasi. Saat itu, kondisi rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Bau menyengat semakin kuat tercium di sekitar rumah.

Karena pintu depan tidak bisa dibuka, mereka akhirnya mencari akses lain melalui bagian belakang rumah. Setelah berhasil masuk, korban ditemukan di dalam kamar. “Korban ditemukan di atas kasur, sudah dalam kondisi terbujur kaku,” jelasnya.

Di sekitar tubuh korban, ditemukan sejumlah obat-obatan. Informasi yang dihimpun dari warga menyebutkan, korban diduga memiliki riwayat penyakit dan kerap mengeluhkan sakit kepala.

Namun demikian, belum dapat dipastikan apakah penyakit tersebut berkaitan langsung dengan penyebab kematian. Berdasarkan keterangan warga sekitar, aktivitas terakhir korban terlihat pada Jumat sore. Sejak Sabtu, mulai tercium bau tidak sedap dari dalam rumah, yang semakin hari semakin menyengat.

“Warga sudah mulai mencium bau sejak Sabtu. Tapi belum berani memastikan sampai akhirnya dicek,” katanya.

Fakta lain yang menguatkan dugaan korban telah meninggal beberapa hari sebelumnya adalah kondisi jenazah saat ditemukan yang sudah membusuk. Beberapa hari sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat membagikan pakaian bekas milik istrinya kepada warga sekitar. “Beberapa hari lalu sempat bagi-bagi baju. Itu baju milik mantan istrinya,” tambah Aziz.

Dari informasi yang dihimpun, korban diketahui merupakan warga Tarakan, berdasarkan identitas yang ditemukan di lokasi. Ia lahir pada tahun 1959 atau berusia sekitar 67 tahun.

Selama ini, korban diketahui tinggal sendiri di kontrakan tersebut dan telah menempati rumah itu lebih dari tiga tahun. Namun, seperti yang sering terjadi di kawasan permukiman padat, keberadaan penghuni kontrakan tidak seluruhnya terdata secara aktif oleh pengurus lingkungan.

“Memang banyak warga kontrakan yang tidak melapor. Ini jadi evaluasi ke depan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian korban, termasuk kemungkinan adanya faktor medis atau lainnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#pria ditemukan meninggal #tarakan #penemuan mayat