Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Razia Mendadak di Lapas Tarakan, Sejumlah Barang Terlarang Diamankan

Eliazar Simon • Jumat, 17 April 2026 | 19:29 WIB
RAZIA : Kamar hunian WBP khususnya Kamar 1 Blok Pesantren dilakukan razia mendadak oleh petugas. ISTIMEWA
RAZIA : Kamar hunian WBP khususnya Kamar 1 Blok Pesantren dilakukan razia mendadak oleh petugas. ISTIMEWA

TARAKAN – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lembaga pemasyarakatan terus diperketat. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan menggelar razia mendadak di kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) Kamis (16/4) malam.

Razia yang dimulai sekitar pukul 21.00 WITA itu menyasar Kamar 1 Blok Pesantren. Petugas gabungan yang dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP) bersama jajaran Seksi Keamanan dan Ketertiban melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

Sebelum penggeledahan, warga binaan terlebih dahulu diarahkan keluar kamar untuk menjalani pemeriksaan badan. Selanjutnya, petugas menyisir setiap sudut kamar, mulai dari tempat tidur, loker pakaian, hingga peralatan makan.

Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan Jupri menegaskan, razia tersebut merupakan bagian dari langkah deteksi dini guna mencegah potensi gangguan keamanan, termasuk peredaran barang terlarang di dalam lapas.

“Ini bagian dari upaya deteksi dini untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban,” ujarnya, Jumat (17/4).

Dari hasil razia, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam kamar hunian. Di antaranya satu sendok makan, kaca, kabel listrik, dua korek api, alat pemotong kuku, serta pinset.

Seluruh barang temuan langsung diamankan dan didata untuk kemudian dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.
Meski tidak ditemukan narkotika maupun alat komunikasi ilegal, pihak lapas menilai kegiatan razia tetap penting dilakukan sebagai langkah pencegahan.

Jupri menambahkan, pengawasan akan terus diperketat, terutama pada momen tertentu seperti bulan Ramadan, di mana aktivitas warga binaan mengalami penyesuaian.

“Keamanan lapas adalah prioritas. Kami ingin memastikan proses pembinaan berjalan dengan baik dan kondusif,” tegasnya.

Pihaknya memastikan razia serupa akan terus dilakukan secara berkala dengan waktu yang tidak ditentukan, guna menutup celah pelanggaran di dalam lapas.

Melalui langkah ini, Lapas Tarakan berharap dapat menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta mendukung proses pembinaan warga binaan secara optimal. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #lapas #warga binaan #razia lapas