Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Masuk Lewat Dapur, Residivis di Tarakan Gasak Isi Rumah Kosong hingga Puluhan Tabung Gas

Eliazar Simon • Senin, 30 Maret 2026 | 19:46 WIB

 

ELIAZAR/RADAR TARAKAN  RESIDIVIS : Pihak kepolisian mendapati pelaku yang berhasil membobol 3 unit rumah merupakan residivis.
ELIAZAR/RADAR TARAKAN RESIDIVIS : Pihak kepolisian mendapati pelaku yang berhasil membobol 3 unit rumah merupakan residivis.

TARAKAN – Aksi pencurian dengan sasaran rumah kosong kembali terjadi di Tarakan. Pelaku berinisial SH (39) memanfaatkan pintu belakang dapur yang hanya diganjal kayu untuk masuk ke dalam rumah korban. Salah satu aksi pelaku bahkan sempat viral di media sosial karena terjadi saat pemilik rumah sedang mudik.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Tarakan, IPDA Eko Susilo mengungkapkan, pelaku dengan mudah masuk tanpa harus merusak akses utama rumah. “Pintu belakang hanya diganjal kayu, sehingga pelaku cukup mendorong untuk masuk,” jelasnya.

Setelah berada di dalam rumah, pelaku kemudian mengambil berbagai barang berharga di dapur hingga kamar. Bahkan, untuk mengakses ruangan lain, pelaku merusak pintu menggunakan alat seadanya yang ditemukan di lokasi.

“Pelaku menggunakan obeng dan linggis yang ada di rumah untuk membuka pintu kamar,” ujarnya.

Barang yang dicuri tidak hanya bernilai tinggi, tetapi juga barang kebutuhan rumah tangga, seperti kompor gas, mixer, vacuum cleaner, hingga puluhan tabung gas berbagai ukuran.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya jam tangan merek Jaguar, handphone, serta berbagai peralatan rumah tangga. Menariknya, sebagian barang curian sempat dijual dengan harga murah.

“Ada yang dijual Rp 550 ribu hingga Rp 1 juta, tergantung jenis barang,” ungkap Eko.

Dari tiga TKP, total kerugian korban ditaksir mencapai Rp 35 juta. Korban sendiri berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari nelayan, mahasiswa, hingga ibu rumah tangga.

Polisi juga tengah mendalami pihak pembeli barang curian yang saat ini masih berstatus saksi. “Masih kami dalami apakah ada unsur kesengajaan dari pembeli,” katanya.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat meninggalkan rumah dalam waktu lama. “Pastikan rumah benar-benar terkunci dan aman agar tidak menjadi sasaran pelaku kejahatan,” pungkasnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #residivis #kriminal #pencurian