TARAKAN – Pelaksanaan arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah di Kalimantan Utara (Kaltara) berlangsung lancar. Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara mencatat lonjakan penumpang terjadi pada moda transportasi laut, khususnya angkutan speedboat menjelang Lebaran.
Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Dishub Kaltara Agung Pratama mengatakan, secara umum tidak ada kendala berarti selama arus mudik berlangsung.
“Untuk pelaksanaan arus mudik di Kaltara ini berjalan lancar. Kalau kita lihat, lonjakan penumpang harian itu memang terjadi di beberapa hari menjelang Lebaran, terutama pada angkutan speedboat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, layanan transportasi tetap berjalan saat Hari Raya Idul Fitri. Bahkan, sekitar 10 unit speedboat masih beroperasi untuk melayani kebutuhan masyarakat.
“Pada hari Lebaran juga masih ada speedboat yang beroperasi, sekitar 10 unit. Artinya layanan tetap berjalan untuk masyarakat,” jelasnya.
Dalam mendukung kelancaran arus mudik, Dishub Kaltara juga membuka posko terpadu di sejumlah titik strategis. Di antaranya Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, Pelabuhan Liem Hie Djung Nunukan, Pelabuhan Kayan II di Kabupaten Bulungan, serta di Malinau, KTT, Sungai Nyamuk, dan Pulau Bunyu.
Posko tersebut bekerja sama dengan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) guna memantau pergerakan penumpang secara harian. “Kami mendapatkan laporan harian dari UPP untuk memantau kondisi penumpang di masing-masing pelabuhan,” katanya.
Meski secara umum berjalan aman, terdapat satu kejadian menonjol selama arus mudik, yakni seorang anak buah kapal (ABK) speedboat reguler Habibie Express tujuan Tarakan–KTT yang jatuh di Sungai Sesayap dan masih dalam proses pencarian.
“Sejauh ini hanya satu kejadian itu, dan masih dalam proses pencarian,” ungkapnya.
Memasuki arus balik, Dishub Kaltara memastikan kesiapan layanan tetap optimal. Pengawasan akan difokuskan pada posko-posko terpadu yang telah diaktifkan sejak awal arus mudik.
“Untuk arus balik, kami fokus pada kesiapan personel di posko untuk terus melakukan pemantauan. Seluruh armada juga sebelumnya sudah dilakukan ramp check,” tegasnya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh penumpang maupun awak kapal untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan, guna mencegah kejadian serupa terulang.
“Himbauan kami, baik penumpang maupun ABK agar selalu menggunakan life jacket dan tetap menjaga keselamatan selama perjalanan,” pungkasnya. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT