TARAKAN – Dalam rangka pengamanan libur Idulfitri 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Tarakan menyiapkan dua pos pengamanan di jalur menuju kawasan wisata Pantai Amal. Pos tersebut akan beroperasi selama pelaksanaan Operasi Ketupat Kayan 2026.
Kasat Lantas Polres Tarakan Iptu Ardi Wisnu Prandana mengatakan, dua pos tersebut masing-masing berada di tanjakan Gunung Amal dan kawasan Pantai Amal.
Pos pertama akan difungsikan sebagai pos pantau untuk mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas di jalur menanjak yang kerap menjadi titik rawan bagi kendaraan.
“Di tanjakan Gunung Amal nanti akan kami siapkan pos pantau untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas. Karena sering kali ada kendaraan yang tidak kuat menanjak,” katanya, Jumat (6/3).
Sementara itu, satu pos lainnya akan ditempatkan langsung di kawasan Pantai Amal sebagai pos pengamanan untuk mengatur arus kendaraan sekaligus memantau aktivitas wisatawan.
Menurut Ardi, keberadaan pos tersebut penting mengingat Pantai Amal menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat Tarakan saat libur Lebaran.
Selain mendirikan pos pengamanan, Satlantas Polres Tarakan juga melakukan survei jalur bersama instansi terkait untuk memastikan kondisi jalan menuju kawasan wisata tersebut.
Survei tersebut turut melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tarakan, mengingat beberapa ruas jalan ditemukan mengalami kerusakan.
Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di dekat jembatan menuju Pantai Amal yang mengalami longsor sehingga berpotensi membahayakan pengendara.
“Ada titik jalan dekat jembatan yang longsor dan itu menjadi perhatian bersama. Kami sudah koordinasikan dengan Dinas PU agar bisa segera ditindaklanjuti,” jelasnya.
Selain kondisi jalan rusak, pihaknya juga mencatat masih minimnya penerangan di beberapa ruas jalan menuju kawasan wisata Pantai Amal.
Untuk mengantisipasi risiko kecelakaan lalu lintas, Satlantas Polres Tarakan akan memasang sejumlah penanda keselamatan seperti traffic cone dan water barrier yang dapat memantulkan cahaya kendaraan pada malam hari.
“Karena penerangan di jalur Gunung Amal sampai Pantai Amal masih minim, kami akan memasang penanda yang bisa memantulkan cahaya agar pengendara lebih waspada,” katanya.
Dalam Operasi Ketupat Kayan 2026, Satlantas Polres Tarakan juga akan mengerahkan seluruh personel lalu lintas untuk pengamanan di berbagai titik keramaian di Kota Tarakan.
Total sebanyak 62 personel Satlantas akan diterjunkan untuk mengatur arus lalu lintas, baik di jalur wisata, pusat perbelanjaan, maupun kawasan padat aktivitas masyarakat.
“Kami akan turunkan seluruh personel Satlantas, total ada 62 anggota yang akan ditempatkan di berbagai titik keramaian selama Operasi Ketupat berlangsung,” pungkasnya. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT