Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Kapolres Minta Kapolsek Tarakan Barat Perkuat Satkamling dan Restorative Justice, Ini Alasannya

Eliazar Simon • Minggu, 8 Maret 2026 | 13:36 WIB

 

SERTIJAB : Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik memimpin sertijab Kapolsek Tarakan Barat dari dari IPDA Niger Andian Bunga kepada IPTU Muhamadong.
SERTIJAB : Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik memimpin sertijab Kapolsek Tarakan Barat dari dari IPDA Niger Andian Bunga kepada IPTU Muhamadong.

TARAKAN – Wilayah Tarakan Barat yang dikenal sebagai kawasan dengan jumlah penduduk terbesar di Kota Tarakan menjadi perhatian khusus Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik.

Hal tersebut disampaikan Kapolres saat pelaksanaan serah terima jabatan (sertijab) Kapolsek Tarakan Barat dari IPDA Niger Andian Bunga kepada IPTU Muhamadong, Jumat (6/3).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menekankan agar Kapolsek yang baru lebih mengedepankan pendekatan pelayanan kepada masyarakat melalui langkah preventif dan pre-emptive.

Menurutnya, Polsek memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat karena berada di garda terdepan yang langsung bersentuhan dengan warga.

“Kapolsek itu lebih banyak melakukan pelayanan kepada masyarakat di tingkat kecamatan, seperti peningkatan fungsi Satkamling dan mengedepankan penyelesaian perkara melalui restorative justice,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Polsek diharapkan mampu membangun kedekatan dengan masyarakat serta tokoh-tokoh lokal guna menciptakan situasi keamanan yang kondusif. Pendekatan tersebut dinilai lebih efektif dalam mencegah potensi konflik maupun gangguan keamanan di tengah masyarakat.

Apalagi, wilayah Tarakan Barat memiliki dinamika sosial yang cukup tinggi karena menjadi kawasan dengan jumlah penduduk terbanyak di Kota Tarakan. Selain itu, wilayah tersebut juga menjadi pusat berbagai aktivitas pemerintahan.

“Kapolsek Tarakan Barat harus lebih dekat dengan tokoh masyarakat. Apalagi jumlah penduduk di wilayah ini paling banyak dan wilayah hukumnya juga menjadi pusat pemerintahan Kota Tarakan,” jelasnya.

Kapolres juga menegaskan bahwa penanganan perkara dengan tingkat kesulitan tinggi tidak seharusnya ditangani di tingkat Polsek. Apabila terdapat perkara dengan kategori sulit atau sangat sulit masih ditangani di Polsek, maka kasus tersebut akan ditarik penanganannya ke Polres.

“Apabila masih terdapat perkara kategori sulit dan sangat sulit di Polsek, termasuk Polsek Tarakan Barat, maka penanganannya akan ditarik ke Polres agar prosesnya lebih cepat dan memberikan kepastian hukum,” tegasnya.

Kapolres berharap dengan kepemimpinan baru, Polsek Tarakan Barat dapat semakin optimal dalam menjaga keamanan wilayah serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #Restorative Juctice #satkamling #polres tarakan