Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Ramadan di Balik Jeruji, Kapolres Tarakan Membawa Hangatnya Kebersamaan ke Rutan

Eliazar Simon • Selasa, 24 Februari 2026 | 16:27 WIB

 

BUKA BERSAMA : Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik berbuka puasa bersama tahanan di rutan Polres Tarakan.
BUKA BERSAMA : Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik berbuka puasa bersama tahanan di rutan Polres Tarakan.

TARAKAN – Senja perlahan turun di halaman Polres Tarakan, Senin (23/2). Cahaya lampu mulai menyala saat waktu berbuka puasa semakin dekat. Di balik pintu besi Rutan Polres Tarakan, suasana yang biasanya kaku dan sunyi berubah menjadi hangat dan penuh kebersamaan.

Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik datang bukan untuk memeriksa berkas perkara ataupun memimpin apel. Sore itu, ia membawa sesuatu yang berbeda yaitu senyum, makanan berbuka, dan pesan harapan bagi para tahanan.

Didampingi Wakapolres, Kabag Ops, Kabag Sumda, Kasat Tahti, serta sejumlah personel, Kapolres menyapa satu per satu para tahanan. Tak ada jarak yang terasa. Makanan dan takjil diserahkan langsung, membuka percakapan sederhana yang menghadirkan nuansa kekeluargaan. “Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki diri,” ucap Kapolres.

Bagi para tahanan, momen tersebut bukan sekadar menerima makanan berbuka. Lebih dari itu, ada perhatian yang jarang mereka rasakan selama menjalani proses hukum.

Beberapa tampak menunduk haru, yang lain membalas dengan senyum kecil. Di ruang terbatas itu, rasa syukur terasa begitu luas. Azan Magrib berkumandang. Semua yang hadir larut dalam suasana khidmat. Polisi dan tahanan duduk sejajar, membatalkan puasa dengan hidangan yang sama. Tak ada sekat jabatan, tak ada perbedaan status.

Kebersamaan berlanjut dengan salat Magrib berjamaah yang dipimpin Ustad Sayid Sagaf. Barisan saf tersusun rapi, menjadi pemandangan yang jarang terlihat di ruang tahanan.

Kegiatan tersebut menjadi gambaran pendekatan humanis yang terus dikedepankan jajaran kepolisian di Tarakan. Bahwa di balik proses hukum yang tegas, ada ruang pembinaan yang mengedepankan nilai kemanusiaan.

Kapolres menegaskan, para tahanan tetaplah manusia yang memiliki kesempatan untuk berubah. “Mereka sedang menjalani proses. Kita ingin mereka keluar dari sini dengan semangat baru dan menjadi pribadi yang lebih baik,” tuturnya.

Ramadan di balik jeruji tentu berbeda dengan di rumah bersama keluarga. Namun sore itu, kehangatan hadir di tempat yang tak biasa. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Lebih dari sekadar buka puasa bersama, momen tersebut menjadi pengingat bahwa harapan selalu ada, bahkan di ruang yang paling sempit sekalipun.

Di penghujung acara, senja telah berganti malam. Lampu-lampu rutan kembali menerangi aktivitas seperti biasa. Namun ada sesuatu yang tersisa—perasaan dihargai, semangat untuk berubah, dan keyakinan bahwa setiap orang memiliki kesempatan kedua. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#rutan #tarakan #kapolres tarakan #berbagi bersama #ramadan