TARAKAN – Kebakaran melanda gudang Masjid As-Sholihin yang beralamat di Jalan Pingka RT 08, Kelurahan Karang Harapan, Kecamatan Tarakan Barat, Rabu (28/1). Sejumlah perlengkapan masjid hangus terbakar, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 14.00 WITA. Api pertama kali terlihat dari gudang lantai bawah masjid dan menghanguskan berbagai barang yang selama ini digunakan untuk menunjang kegiatan ibadah dan pendidikan keagamaan.
Kapolsek Tarakan Barat Ipda Niger Andian Bunga membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu mendapat informasi, anggota kami langsung menuju TKP untuk melakukan pengamanan lokasi dan pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan,” ujar Ipda Niger.
Berdasarkan keterangan saksi, Ketua Takmir Masjid As-Sholihin Mintarjo menyebutkan kebakaran pertama kali diketahui oleh siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Khairat yang berada di sekitar masjid. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pengurus masjid.
“Kami mendapat kabar ada kebakaran. Saat tiba di lokasi, api sudah membakar tumpukan ambal di gudang lantai bawah masjid,” ujar Mintarjo.
Melihat kondisi tersebut, saksi segera meminta bantuan warga sekitar dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Api kemudian berhasil dikendalikan sehingga tidak menjalar ke bangunan utama masjid di lantai atas.
Ipda Niger menambahkan, selain melakukan pengamanan, pihak kepolisian juga memasang garis polisi di area gudang yang terbakar guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Kami sudah memasang police line dan akan melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” tegasnya.
Akibat kebakaran tersebut, kerugian materi cukup besar. Barang-barang yang terbakar di antaranya sekitar 40 ambal, perlengkapan fardu kifayah, peralatan kebersihan, alat bangunan, alat kesenian hadrah, satu unit mesin genset, 135 kursi plastik, sekitar 30 seragam TPA, serta kurang lebih 50 buku Iqra.
Kapolsek Tarakan Barat mengimbau masyarakat dan pengelola tempat ibadah agar lebih memperhatikan faktor keselamatan, khususnya penyimpanan barang mudah terbakar.
“Kami mengimbau agar instalasi listrik dan penyimpanan material di lingkungan masjid maupun fasilitas umum lainnya selalu diperhatikan demi mencegah kejadian serupa,” tutup Ipda Niger. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT