Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Deteksi Dini Gangguan Keamanan, Lapas Tarakan Gelar Razia Kamar WBP

Eliazar Simon • Senin, 26 Januari 2026 | 16:57 WIB

 

SIDAK : Petugas Lapas Kelas IIA Tarakan memeriksa kamar hunian WBP.
SIDAK : Petugas Lapas Kelas IIA Tarakan memeriksa kamar hunian WBP.

TARAKAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan melaksanakan razia kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (23/1) lalu. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus memastikan tidak adanya barang-barang terlarang di dalam kamar hunian.

Razia dilaksanakan oleh petugas Lapas Tarakan secara menyeluruh dengan menyasar kamar hunian beserta barang-barang milik WBP. Dalam pelaksanaannya, petugas mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif, tanpa mengabaikan ketegasan dalam penegakan aturan.

Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan Jupri mengatakan, kegiatan razia merupakan bagian dari komitmen Lapas Tarakan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.

“Razia ini merupakan komitmen kami untuk menciptakan Lapas Tarakan yang aman, tertib, dan kondusif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban,” ujar Jupri.

Ia menjelaskan, razia tidak hanya bertujuan untuk mencari dan mencegah peredaran barang terlarang, tetapi juga sebagai sarana pembinaan bagi WBP agar lebih disiplin dan taat terhadap aturan yang berlaku selama menjalani masa pidana.

“Kami ingin menumbuhkan kesadaran WBP bahwa kepatuhan terhadap tata tertib merupakan bagian dari proses pembinaan. Dengan lingkungan yang aman dan tertib, proses pembinaan dapat berjalan lebih optimal,” jelasnya.

Jupri menambahkan, kegiatan razia akan terus dilakukan secara rutin maupun insidentil sebagai langkah antisipatif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan di dalam lapas.

Melalui kegiatan ini, Lapas Tarakan menegaskan komitmennya untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari barang terlarang serta mendukung terciptanya sistem pembinaan WBP yang berkelanjutan dan berorientasi pada perubahan perilaku positif. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #lapas #warga binaan