0 Kaltara Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Tidak Hanya Penindakan Hukum untuk Memberantas Narkoba, Ini Pendekatan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat yang Dilakukan Polres Tarakan

Eliazar Simon • Rabu, 14 Januari 2026 | 15:34 WIB

 

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT: Selain penindakan hukum, pendekatan sosial dan pemberdayaan masyarakat juga dilakukan untuk mengubah distigma sebagai kampung narkotika di Selumit Pantai.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT: Selain penindakan hukum, pendekatan sosial dan pemberdayaan masyarakat juga dilakukan untuk mengubah distigma sebagai kampung narkotika di Selumit Pantai.

TARAKAN – Upaya Polres Tarakan dalam memberantas narkotika di Kampung Bersinar Selumit Pantai tidak hanya dilakukan melalui penindakan hukum, tetapi juga pendekatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Polisi berupaya mengubah kawasan yang selama ini distigma sebagai kampung narkotika menjadi lingkungan yang produktif dan ramah bagi masa depan generasi muda.

Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik mengatakan, pemulihan Selumit Pantai dilakukan melalui empat program utama, salah satunya menyasar aspek ekonomi dan pendidikan warga.

“Kami melihat bahwa persoalan narkotika tidak bisa diselesaikan hanya dengan penangkapan. Harus ada solusi agar masyarakat punya aktivitas dan penghidupan yang positif,” ujarnya.

Salah satu program yang didorong adalah pembinaan UMKM bagi warga, khususnya kelompok rentan yang berpotensi terlibat peredaran narkotika. Polres Tarakan telah bersurat secara resmi kepada Pemerintah Kota Tarakan agar kelompok-kelompok kecil di Selumit Pantai dapat diberdayakan melalui pelatihan dan pembinaan usaha.

“Kalau mereka punya lapangan pekerjaan dan penghasilan, tentu tidak mudah lagi terjerumus ke peredaran narkotika,” jelas Kapolres.

Selain itu, perhatian serius juga diberikan kepada anak-anak putus sekolah di Selumit Pantai. Berdasarkan hasil pendataan, kondisi tersebut dinilai sangat rawan dimanfaatkan jaringan narkotika.

“Kami sudah menyampaikan agar anak-anak yang putus sekolah ini bisa dimasukkan dalam program sekolah rakyat. Ini penting untuk menyelamatkan masa depan mereka,” katanya.

Pendekatan sosial tersebut dilengkapi dengan pembangunan pos kamling dan pemasangan CCTV sebagai bentuk pengamanan lingkungan. Dua pos kamling telah dibangun dan diharapkan dapat diberdayakan langsung oleh warga setempat.

Menurut Kapolres, perubahan kultur masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program Kampung Bersinar. Meski pelaksanaan awal berlangsung selama enam bulan, pemulihan Selumit Pantai akan terus berlanjut.

“Kami ingin mengubah stigma Selumit Pantai. Dari kampung rawan narkotika menjadi kampung yang aman, produktif, dan peduli masa depan generasinya,” pungkasnya. (zar/jnr)

Editor : Januriansyah RT
#tarakan #kampung bersinar #polres tarakan