TARAKAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tarakan memperkirakan hujan ringan akan meramaikan malam pergantian tahun di Kota Tarakan. Hal itu diungkapkan Kepala BMKG Tarakan Muhammad Sulam Khilmi saat dikonfirmasi.
Dijelaskannya, pihaknya memprediksi hujan ringan, yang akan terjadi mulai pukul 20.00 hingga 23.00 Wita. Sehingga, pihaknya mengimbau agar masyarakat tetap berhati-hati saat berada di luar ruangan, apalagi di jalan karena kondisi aspal yang basah berpotensi licin sehingga dapat membahayakan pengendara.
"Seperti disampaikan tadi, bahwa kondisi cuaca Tarakan di Malam Tahun Baru 2026, itu ada potensi hujan ringan. Nanti kami akan kami detailkan lagi dari perkembangan pantauan kami. Mudah-mudahan tidak seluruh Tarakan, karena kalau hujan ringan biasanya itu hanya sebagian saja ya, tidak seluruh Pulau Tarakan," ujarnya, Rabu (31/12).
"Untuk di awal tahun 2026 khususnya pada Februari, ada potensi monsun atau angin musim yang mengarah ke Kaltara keberadaan monsun menyebabkan potensi hujan lebat. Jadi monsun Asia ini menuju Kalimantan Utara atau secara umum ke Indonesia, ini membawa uap air yang banyak. Ini yang berpotensi meningkatkan curah hujan di wilayah Kaltara," sambungnya.
Sehingga adanya pergerakan angin monsun Asia ini, pihaknya memperkirakan di Januari 2206 akan terjadi hujan dengan curah hujan tertinggi sepanjang tahun yang mencapai 600 mm.Sehingga lanjutnya, ini patut dijadikan kewaspadaan dan sebagai catatan.
"Kalau melihat intensitas hujan hingga 600 mm di awal tahun depan. Dikhawatirkan terjadi banjir jika penyerapan air tidak bekerja secara optimal. Oleh sebab itu, kami berharap masyarakat tetap menjaga kantong serapan air," ungkapnya.
"Berbeda dengan wilayah daratan utama Kaltara seperti Malinau dan Hulu Bulungan yang diprediksi mengalami hujan kategori tinggi (Hijau Tua)," tukasnya. (zac/jnr)
Editor : Januriansyah RT