TARAKAN – Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria di lorong area parkir salah satu restoran cepat saji di Kota Tarakan, Minggu (15/12). Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah berjam-jam terbaring tanpa menunjukkan respons.
Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Ridho Pandu Abdillah melalui Kanit Pidum IPDA Eko Susilo menjelaskan, penemuan mayat tersebut bermula dari laporan masyarakat yang merasa curiga terhadap seorang pria yang sejak siang hari terlihat terbaring di lokasi tersebut.
“Berdasarkan laporan masyarakat, ada seseorang yang berbaring di lorong parkiran sejak sekitar pukul 13.00 Wita sampai dengan menjelang magrib. Karena tidak ada reaksi atau respons, akhirnya dilaporkan ke kepolisian,” ujar IPDA Eko.
Ia menjelaskan, kecurigaan muncul setelah tukang parkir dan karyawan restoran mencoba memanggil korban namun tidak mendapat jawaban. Karena khawatir dan tidak berani menyentuh, pihak restoran kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.
“Korban ditemukan sekitar pukul 18.00 Wita lewat. Setelah dicek, yang bersangkutan sudah dalam kondisi meninggal dunia,” katanya.
Terkait penyebab kematian, IPDA Eko menyampaikan pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Namun dari hasil visum luar sementara yang dilakukan pada Minggu malam, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Untuk sementara dari hasil pemeriksaan luar, tidak ada tanda kekerasan terhadap almarhum. Penyebab meninggalnya masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan,” jelasnya.
Korban diketahui berinisial YN berusia sekitar 45 tahun. Menurut keterangan warga sekitar, almarhum memang kerap terlihat beraktivitas di kawasan tersebut.
“Kalau sering berada di sekitar situ, ya memang sering terlihat. Bukan hanya di satu titik, tapi di wilayah sekitar itu,” ungkap IPDA Eko.
Terkait dugaan korban merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), polisi belum dapat memastikan hal tersebut dan menyerahkan penjelasan lebih lanjut kepada pihak keluarga. “Kami tidak berani menyampaikan itu. Kondisi tersebut perlu dikonfirmasi lebih lanjut, terutama kepada pihak keluarga,” tegasnya.
Polisi juga memastikan telah melakukan pengecekan rekaman kamera pengawas (CCTV) di area parkir restoran. Dari hasil pemantauan, korban terlihat berada di sekitar area parkir sebelum ditemukan terbaring, namun posisi saat korban berbaring tidak seluruhnya terekam kamera.
“Dari rekaman CCTV tidak terlihat korban terjatuh atau mengalami sesuatu. Aktivitasnya terlihat normal seperti keseharian beliau,” katanya.
Saat ditemukan, korban diketahui tidak mengenakan baju, meski di sekitar lokasi terdapat pakaian miliknya.
“Posisinya memang tidak mengenakan baju, namun ada baju di sekitar lokasi. Kemungkinan tidak dipakai,” jelas IPDA Eko.
Setelah proses visum luar selesai dilakukan, pihak kepolisian telah menghubungi keluarga korban dan menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk penanganan selanjutnya. “Jenazah sudah kami serahkan kepada keluarga. Untuk riwayat penyakit, kami belum mendapat informasi lengkap karena yang hadir saat itu hanya kerabat korban,” tutupnya. (zar/jnr)
Editor : Januriansyah RT