TARAKAN - Memasuki Minggu kedua Desember kondisi pelabuhan Tengkayu I Tarakan terpantau ramai lancar. Kendati demikian, Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Tengkayu I mengklaim belum terjadi lonjakan arus keberangkatan di Pelabuhan Tengkayu I menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Saat dikonfirmasi, Kepala UPTD Tengkayu I Muhammad Roswan mengungkapkan, meski pelabuhan nampak ramai dari biasanya namun arus keberangkatan masih dalam batas normal. Ia menyebut hingga Rabu (10/12) belum adanya lonjakan penumpang dari hari biasanya.
"Memang sudah kelihatan agak ramai, tapi dari laporan masih normal. Mungkin banyak yang mengantar atau mengirim barang. Normal saja masih sekitar 500-700 orang datang-pergi setiap harinya. Biasanya H-7 sudah ada peningkatan volume penumpang, puncaknya kami prediksi terjadi itu H-2 jelang Natal," ujarnya, Rabu (10/12).
Diungkapkannya, rencana pembukaan posko Nataru bersama Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (Polsek KSKP) dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan TNI Angkatan Laut (AL) yang dilakukan pada H-7 jelang Natal. Adapun untuk persiapan mengantisipasi lonjakan penumpang, ia menerangkan jika hingga saat ini pihaknya belum memastikan untuk melakukan permintaan penambahan armada. Mengingat kata dia, momen Nataru tidak seramai Idul Fitri. Sehingga pada Nataru, biasanya speedboat yang ada masih dinilai cukup mengakomodir kebutuhan keberangkatan.
"Untuk persiapan tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Nanti kita akan membuat posko Nataru bersama KSKP dan KSOP termasuk juga TNI Angkatan Laut, kemungkinan pada H-7 jelang Natal. Kalau penambahan armada belum tahu kita lihat perkembangan. Itu kan nanti dirapatkan bersama Gapasdap kalau kemungkinan nanti butuh penambahan," jelasnya.
Sehingga ia menegaskan, saat ini belum dilakukan penambahan armada mengingat kebutuhan yang masih normal. Sehingga saat ini aktivitas keberangkatan masih mengandalkan armada yang tersedia.
"Paling banyak memang tujuan Tanjung Selor masih peringkat pertama keberangkatan dan kedatangan. Setiap tahun yang jelas selalu ada kenaikan cuma tidak sebanyak saat menjelang Idul Fitri. Kalau untuk armada saat ini tetap mengandalkan yang sudah ada dan tidak ada penambahan,"ungkapnya.
"Untuk jadwal keberangkatan pun masih sama dengan hari biasa dari pukul 07.00 WITA sampai pukul16.00 wita. Seluruh armada, sudah dilaksanakan pemeriksaan rutin. Kalau yang non reguler, kami imbau untuk selalu mengedepankan aspek keselamatan,"jelasnya.
Namun demikian, ia menegaskan jika nantinya terjadi lonjakan signifikan, maka pihaknya melakukan penyesuaian-penyesuaian termasuk pada kebutuhan keberangkatan. Ia memastikan tidak ada kenaikan harga tiket angkutan pada Nataru sehingga ia mengimbau kepada masyarakat agar langsung membeli tiket pada loket pembelian.
"Nanti akan dilihat jika ada peningkatan signifikan tentu akan diupayakan penambahan (armada),"pungkasnya. (zac/jnr).
Editor : Januriansyah RT