TARAKAN - Hingga hari ini persoalan sanitasi masih menjadi masalah yang dialami masyarakat pedesaan. Hal itu terjadi lantaran masih banyaknya masyarakat yang belum tersosialisasi akan bahaya penyakit yang ditimbulkan dari sanitasi yang buruk.
Oleh sebab itu, JOB Pertamina–Medco E&P Simenggaris terfokus pada perbaikan dan pembangunan sanitasi masyarakat pedesaan di Kaltara untuk meningkatkan kualitas hidup serta meminimalisir ancaman penyakit.
Sehingga, melalui Program Sanitasi Inovatif Ramah untuk Masyarakat (SIRAM), Perusahaan menyalurkan 30 unit closet, bio septic tank, beserta pipa instalasinya kepada warga Desa Tepian, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan pada Jumat (28/11).
Saat dikonfirmasi, Business Support Manager JOB Simenggaris, Fransisca Geronica menjelaskan, program SIRAM lahir dari kebutuhan prioritas masyarakat Desa Tepian, lanjutnya, program ini juga berkontribusi pada pencapaian tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) khususnya terkait akses air bersih dan sanitasi.
"Bantuan sanitasi ini agar masyarakat memiliki sanitasi yang lebih layak dan higienis, serta tidak lagi melakukan buang air besar sembarangan. Ini sekaligus mendukung gerakan Pemerintah Provinsi Kaltara untuk Stop BAB Sembarangan. Kami cukup senang dengan antusiasme warga yang ikut terlibat dalam pembangunan instalasi sehingga tercipta kolaborasi yang kuat antara masyarakat dan Perusahaan," ujarnya.
“Ke depan, kami berharap program ini terus berkelanjutan. Tentu kami akan melihat urgensi kebutuhan masyarakat dan mengevaluasi bersama dengan SKK Migas. Bisa jadi jumlah bantuan bertambah atau bahkan bantuan lain seperti air bersih,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tepian, Nurdiansyah menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang dinanti-nantikan warga tersebut. Mengingat kata dia, selama ini masyarakat desa tepian cukup kesulitan memilih sanitasi yang layak. Selain itu, ia berterimakasih lantaran selama ini desa Tepian menjadi sasaran bantuan program. Sehingga kata dia ini sangat membantu kehidupan masyarakat.
“Kalau diberi, siapa yang tidak senang, Ini baru 30 unit saja warga sudah bahagia. Ini bukti bahwa JOB Simenggaris ada dan peduli terhadap kami. JOB Simenggaris telah lama menunjukkan komitmen terhadap masyarakat Desa Tepian melalui berbagai program seperti beasiswa pendidikan hingga pembangunan fasilitas publik. Ini sangat membantu di tengah keterbatasan anggaran daerah," jelasnya.
Sementara itu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Nunukan, Juni Mardiansyah menerangkan, hadirnya Program SIRAM, masyarakat Desa Tepian kini memiliki fasilitas sanitasi yang lebih sehat dan layak.
Harapannya, program ini menjadi langkah awal perubahan perilaku hidup bersih sekaligus memperkuat sinergi antara industri hulu migas dan masyarakat sekitar.
“Saya berharap hubungan baik antara masyarakat dan Perusahaan terus terjaga sehingga dapat mendukung kelancaran operasional migas dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” harapnya. Selain itu, ia mendorong agar semakin banyak peluang bagi pemuda lokal untuk berkontribusi dan bekerja di Perusahaan.
“Ini merupakan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat. Program sanitasi seperti ini bukan hanya meningkatkan kualitas lingkungan, tetapi juga sejalan dengan arah pembangunan ke depan. Sanitasi dapat memperkuat hubungan dan kolaborasi antara masyarakat dengan perusahaan agar suasana kondusif tetap terjaga dan mendukung operasional jangka panjang. Pak bupati juga mendorong perusahaan untuk membuka lebih banyak peluang rekrutmen tenaga kerja lokal, memberikan kontribusi ekonomi, serta menghadirkan program-program bantuan lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat Nunukan," pungkasnya. (zac).
Editor : Azwar Halim