Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

BPBD Tarakan Mencatat Ada 17 Rumah Rusak Akibat Gempa

Zakaria RT • Kamis, 6 November 2025 | 20:08 WIB
AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN RUSAK : Kondisi rumah masyarakat di RT 9 Kelurahan Mamburungan yang rusak akibat gempa
AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN RUSAK : Kondisi rumah masyarakat di RT 9 Kelurahan Mamburungan yang rusak akibat gempa

TARAKAN - Terjadinya gempa tektonik dengan kekuatan 4,8 Magnitudo di Kota Tarakan menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah masyarakat. Sedikitnya 17 rumah warga di Tarakan dilaporkan mengalami kerusakan, baik kerusakan ringan, sedang maupun berat.

Saat dikonfirmasi, Penyuluh Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan Erik Akbar mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan asesmen di lapangan. Ia menerangkan tidak menutup kemungkinan terjadi perkembangan data jika masih adanya rumah yang terdampak belum dilaporkan.

"Data ini masih akan berkembang, karena masih ada lagi masuk info terbaru kejadian rumah terdampak bencana di Tarakan. 17 info ini ada kategori ringan, sedang dan berat. Untuk rumah yang mengalami kerusakan kategori sedang dan berat di Kelurahan Mamburungan. Lalu ada Kelurahan Gunung Lingkas, Kampung Empat, Selumit, Kampung Enam, Karang Rejo, Lingkas Ujung dan Pamusian," ujarnya, Kamis (6/11).

"Untuk rumah yang mengalami kerusakan berat ada dua rumah di Mamburungan dan Kelurahan Gunung Lingkas Kecamatan Tarakan Timur. Ada kerusakan dapur terbelah dan di RT 9 samping rumah ambruk. Tapi baiknya tidak ada korban jiwa, semua penghuni rumah sempat berlari keluar saat terjadi getaran," sambungnya.

Meski tidak ada korban meninggal dunia, namun ia menyebut terdapat 1 korban luka yakni seorang remaja yang kepalanya bocor yang menabrak dinding saat berlari keluar rumah.

Kendati demikian, saat ini dilaporkan korban dalam kondisi baik. Selain itu pihaknya memastikan para korban terdampak sudah mendapatkan bantuan sementara dan nantinya akan ada bantuan lanjutan yakni perbaikan rumah yang ditanggani instansi terkait.

"Dari informasinya, saat gempa sekeluarga di Mamburungan lari keluar rumah. Karena panik si anak ini lari menabrak dinding rumah, mungkin sudut dinding sehingga kepala bagian atas jidatnya sobek. Tapi tadi malam sudah ditanggani medis," jelasnya.

"Bantuan sementara berupa tenda, matras buat tidur sudah diserahkan. Nanti untuk bantuan lanjutan menunggu selesai asesmen. Ada juga bantuan dari provinsi. Tapi untuk bantuan perbaikan rumah itu ditanggani Perkim atau DPUPR. Kami hanya menanggapi kedaruratannya saja," lanjutnya. (zac)

Editor : Azwar Halim
#kaltara #gempa #BPBD Tarakan