NUNUKAN - Pelayanan kesehatan menjadi perhatian serius Bupati Nunukan H. Irwan Sabri bersama Wakil Bupati Nunukan, Hermanus. Itu dibuktikan dengan implementasi dari visi dan misi yang dituangkan dalam 17 arah baru menuju perubahan.
Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan
satu dari 17 arah baru menuju perubahan yakni penguatan fungsi dan manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Rumah Sakit Pratama (RSP).
Penguatan ini difokuskan pada fungsi dan manajemen RSUD dan RSP. Dan, saat ini pemerintah dan jajaran manajemen RSUD dan RSP tengah melakukan proses melengkapi berkas dan persyaratan yang dibutuhkan.
"Program penyediaan dokter spesialis sekarang sudah terealisasi 100 persen. Terdiri dari spesialis kandungan dan kebidanan, anak, anastesi, bedah dan penyakit dalam," ucap H. Irwan Sabri, kemarin.
Dijelaskan, penempatan dokter spesialis di setiap RSP. Rinciannya, sebanyak lima dokter spesialis di RSP Sebuku. Kemudian, sebanyak lima dokter spesialis di RSP Sebatik.
Sementara, untuk RSP Krayan masih menunggu tenaga hasil rekruitmen dari Kementerian Kesehatan melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan Program Magang Dokter Spesialis dari kerjasama dengan Universitas Hasanudin Makassar.
"Nilau anggaran yang dialokasikan Rp1,9 miliar. Program ini untuk mendekatkan kebutuhan layanan bagi masyarakat yang ada di daerah pedalaman dan terpencil," pungkasnya. (akz)
Editor : Azwar Halim