TARAKAN - Menjadi kawasan industri hasil perikanan dan pariwisata, aktivitas lalu-lintas Kelurahan Pantai Amal cukup padat dilalui kendaraan ringan dan berat.
Sehingga masifnya aktivitas lalu lintas membuat beberapa jembatan di Kelurahan Pantai Amal kerap mengalami kerusakan lantaran terbuat dari kayu.
Sehingga kondisi tersebut membuat warga Pantai Amal berharap dibangunnya jembatan permanen beton untuk melancarkan aktivitas masyarakat.
Saat dikonfirmasi, Anggota Komisi III DPRD Tarakan, Asrin R Saleh mengatakan, pihaknya telah mengusulkan anggaran dibangunnya jembatan beton di Kelurahan Pantai Amal.
Sehingga dikatakannya usulan tersebut sudah berproses dan tahun depan akan dimulai dalam waktu dekat.
"Sudah dianggarkan, Insyaallah dalam waktu direalisasi. Diharapkan bisa dibetonisasi. Jembatan menjadi keluhan diminta diperbaiki. Saya sampaikan ke warga RT 10, apa yang jadi aspirasi, kami tampung dan diharapkan bersabar menunggu," ujarnya, Kamis (9/10).
"Aspirasi ini berangkat karena sebagian besar warga di RT 10 mayoritas pekerja rumput laut lebih cepat memasarkan hasil panen ke pengumpul. Jadi selama ini jembatan kayu hanya bertahan setahun rusak lagi, diperbaiki rusak lagi. Akhirnya masyarakat mengusulkan untuk adanya jembatan beton agar aktivitas bisa berjalan lancar," sambungnya. (zac)
Editor : Azwar Halim