Adv Balikpapan Berau Berita Kontrak Bulungan Catatan Daerah Event Film & Drama Gadget Hukum & Kriminal Kaltara Kaltim Kesehatan Lapsus Malinau Nasional Nunukan Olahraga Opini Pemerintahan Pola Hidup Politik Radar Nusantara Selebritis Tana Tidung Tarakan Teknologi Wisata & Kuliner Zodiak

Sidak Mendadak ke SPBU di Tarakan, Pastikan Kualitas BBM Aman

Eliazar Simon • Selasa, 30 September 2025 | 19:40 WIB
ISTIMEWA SIDAK : Depo Pertamina Tarakan melakukan sidak di SPBU yang ada di Tarakan dan Bulungan untuk memastikan kualitas BBM dan pelayanan ke masyarakat
ISTIMEWA SIDAK : Depo Pertamina Tarakan melakukan sidak di SPBU yang ada di Tarakan dan Bulungan untuk memastikan kualitas BBM dan pelayanan ke masyarakat

TARAKAN – Dalam upaya memastikan pelayanan yang prima kepada masyarakat, PT Pertamina Patra Niaga melalui Depo Pertamina Tarakan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) reguler di wilayah Kota Tarakan dan Kabupaten Bulungan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sales Branch Manager(SBM) Kaltimut V Fuel, Muhammad Naufal Atiyah. Total delapan SPBU reguler yang menjadi sasaran sidak, terdiri dari empat SPBU di Tarakan dan empat lainnya di Bulungan.

Sidak ini difokuskan pada pemeriksaan kuantitas dan kualitas BBM, serta aspek pelayanan dan kelengkapan fasilitas operasional di SPBU.

“Kami ingin memastikan bahwa standar operasional di SPBU berjalan dengan baik, tidak hanya saat ada audit. Maka dari itu, sidak dilakukan secara mendadak agar kondisi di lapangan benar-benar sesuai dengan keseharian,” ujar Naufal kepada Radar Tarakan, Selasa (30/9).

Pemeriksaan teknis dilakukan dengan menggunakan dua metode. Pertama, pemeriksaan kuantitas dilakukan dengan uji tera dispenser menggunakan bejana ukur 20 liter, guna memastikan takaran BBM sesuai standar.

Kedua, uji kualitas BBM dilakukan dengan alat dipstick yang dilengkapi pasta air untuk mendeteksi kemungkinan adanya kandungan air di dalam tangki timbun.

“Alhamdulillah, semua SPBU yang kami periksa tidak ditemukan penyimpangan. Takaran sesuai, dan tidak ada kandungan air di BBM. Artinya, dari sisi kualitas dan kuantitas, semua aman,” jelasnya.

Tidak hanya aspek teknis, tim juga memberi perhatian khusus pada sumber daya manusia, terutama operator SPBU yang menjadi garda terdepan dalam pelayanan.

“Operator itu representasi dari SPBU. Maka, kami lakukan coaching langsung satu per satu, membahas kembali SOP yang berlaku di Pertamina. Mulai dari standar salam, senyum, sapa, penampilan, hingga penggunaan APD (alat pelindung diri),” terang Naufal.

Selain pembinaan langsung, tim juga memberikan checklist evaluasi untuk masing-masing SPBU. Jika ditemukan kekurangan, SPBU diberi tenggat waktu perbaikan sesuai tingkat urgensi.

“Kalau kekurangannya ringan seperti kebersihan toilet, kami beri waktu dua sampai tiga hari. Tapi jika butuh perbaikan lebih besar, bisa sampai seminggu. Semua harus dilaporkan kembali ke kami dengan bukti foto dan video,” tegasnya.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari program standarisasi layanan di SPBU reguler, agar kualitas pelayanan di seluruh SPBU, khususnya di wilayah Kalimantan Utara, dapat seragam dan sesuai dengan standar Pertamina Way.

“Nantinya, SPBU yang sudah memenuhi standar akan kami ajukan untuk audit eksternal. Tujuannya agar ada pengawasan menyeluruh dan menyamakan kualitas antar SPBU,” kata Naufal.

Sejauh ini, menurutnya, semua SPBU reguler yang disidak dalam kondisi cukup baik. Beberapa hanya perlu melakukan perbaikan minor dan peningkatan disiplin SOP di tingkat operator.

Pihaknya juga sempat melakukan wawancara langsung dengan konsumen yang sedang mengisi BBM di SPBU dan mendapati konsumen puas dengan kualitas pelayanan di SPBU.

“Secara umum, sudah bagus. Hanya saja perlu ditingkatkan dari sisi konsistensi pelayanan. Terutama soal coaching SDM, karena pemilik SPBU tidak mungkin mengawasi operator 24 jam penuh,” tambahnya.

Sidak seperti ini akan menjadi agenda rutin ke depannya, terlebih karena wilayah Kalimantan Utara merupakan homebase dari SBM V Fuel. “Kami akan terus lakukan sidak mendadak seperti ini. Justru karena tidak diberi tahu sebelumnya, kami bisa melihat kondisi sesungguhnya di lapangan. Dan ini terbukti efektif,” tutup Naufal. (zar)

Editor : Azwar Halim
#bbm #tarakan #kaltara #spbu